Akurat

Kejar Target Lifting 610 Ribu Bph, Kementerian ESDM Perluas Teknologi EOR

Dedi Hidayat | 22 Januari 2026, 11:10 WIB
Kejar Target Lifting 610 Ribu Bph, Kementerian ESDM Perluas Teknologi EOR

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan strategi guna mencapai lifting minyak yang ditarget sebesar 610 ribu barel per hari (bph) pada tahun 2026.

Dirjen Migas, Laode Sulaeman mengatakan, untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan melanjutkan berbagai upaya peningkatan produksi yang telah dijalankan sepanjang 2025.

“Tahun 2025 sudah 605 (ribu barel). Sekarang targetnya harus 610 ribu bph, apa nih yang harus kita lakukan agar mampu mencapai 610 ribu? Tentu saja upaya-upaya kita tahun kemarin akan terus kita lanjutkan lebih optimal,” kata Laode di Kementerian ESDM dikutip, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: Kementerian ESDM Dalami Insiden Tambang Antam di Pongkor

Selain itu, Laode menyebut pihaknya juga akan menambah penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) di sejumlah lapangan migas.

Program EOR yang telah dimulai akan diperluas ke beberapa lokasi guna mengoptimalkan perolehan minyak dari lapangan yang telah berproduksi lama.

“Kemudian ada EOR juga sudah dimulai. Nah ini kita mau lakukan lagi di beberapa lokasi. Kemudian sumur masyarakat sudah dimulai. Kita upayakan akan nambah lagi,” tuturnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya Presiden Indonesia Prabowo Subianto menargetkan lifting minyak mentah sebesar 610.000 barel per hari (bph) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Hal itu dia sampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-1 Tahun Sidang 2025/2026 dan Penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga: Diduga Hasil Tambang Ilegal, ESDM Amankan 50.000 Ton Batubara di Sungai Mahakam

Berdasarkan paparan yang ditayangkan, target ini naik dibandingkan dengan target lifting minyak bumi pada APBN 2025 yang sebelumnya dipatok di level 605.000 bopd.

Sementara itu, Prabowo menargetkan lifting gas bumi menjadi 984.000 barel setara minyak per hari (boepd) dalam RAPBN 2026.

Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan target yang sempat dipatok sebelumnya pada APBN 2025 yang berada di level 1,005 juta boepd.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.