Akurat

Sidomuncul Bantah Isu Divestasi Saham oleh PSP

M. Rahman | 19 Januari 2026, 17:22 WIB
Sidomuncul Bantah Isu Divestasi Saham oleh PSP

AKURAT.CO Manajemen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) membantah isu divestasi saham perseroan oleh Pemegang Saham Pengendali atau PSP sebagaimana diberitakan sebelumnya.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan SIDO, Budiyanto menegaskan hingga saat ini, tidak ada rencana aksi korporasi yang material dalam periode 12 bulan ke depan, termasuk juga terkait divestasi saham.

Jika dikemudian hari terdapat informasi atau aksi korporasi, Perseroan akan
menyampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Bisnis Kurang Manjur, Omzet Sido Muncul Anjlok pada Paruh Pertama Tahun 2022

"Perseroan tidak menerima informasi, pemberitahuan, maupun konfirmasi dari PT Hotel Candi Baru selaku pemegang saham pengendali terkait adanya rencana divestasi saham sebagaimana diberitakan," ujar Budiyanto dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (19/1/2026).

Sebelumnya, seperti diberitakan Bloomberg, Keluarga Hidayat, yang menguasai sekitar 78% saham Sido Muncul melalui PT Hotel Candi Baru disebut terbuka untuk menggandeng investor strategis guna membawa bisnis perusahaan ke level yang lebih tinggi," ujar Komisaris SIDO, Venancia Sri Indrijati Wijono.

Sumber yang mengetahui pembahasan ini menyebutkan bahwa keluarga Hidayat selaku pengendali sedang berdiskusi dengan sejumlah bank, dan transaksi tersebut berpotensi memiliki valuasi sekitar USD1 miliar. Para sumber meminta identitasnya dirahasiakan karena pembicaraan masih bersifat privat.

Venancia mengatakan, minat dari beberapa calon investor tengah dijajaki, namun belum ada langkah lanjutan yang diambil. Ia enggan mengomentari besaran saham yang kemungkinan dilepas, sambil menegaskan bahwa perusahaan tidak terburu-buru dan saat ini fokus utama masih pada peningkatan kinerja

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa