Prabowo Dorong Eksplorasi Migas, Targetkan Swasembada Energi Dalam 5 Tahun

AKURAT.CO Presiden Indonesia, Prabowo Subianto meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memperluas eksplorasi cadangan minyak dan gas (migas) di Tanah Air.
Prabowo menyampaikan, berdasarkan laporan sejumlah pakar, masih terdapat cadangan migas yang sangat besar di dalam negeri. Sehingga, diperlukan perluasan eksplorasi.
“Saya diberitahu juga oleh para pakar,cadangan minyak kita sangat besar, cadangan gas kita sangat besar, tinggal kita mengelola dan mengejarnya. Saya minta ya ESDM, segera perluas eksplorasi,segera mempermudah mereka yang mau eksplorasi,” kata Prabowo saat peresmian RDMP Balikpapan dikutip, Selasa (13/1/2026).
Target Swasembada Energi Lima Tahun Kedepan
Di sisi lain, Prabowo menilai Indonesia dianugerahi kekayaan energi yang luar biasa, mulai dari batu bara hingga energi terbarukan.
Dirinya menekankan bahwa cadangan batu bara Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di dunia, yang tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik, tetapi juga dapat dikonversi menjadi gas dan produk energi lainnya.
Baca Juga: Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WKP Panas Bumi, Termasuk Eks Wilayah PLN
Selain itu, Indonesia juga memiliki potensi besar dalam pengembangan energi berbasis tanaman. Dari kelapa sawit, misalnya, Indonesia mampu memproduksi biodiesel dan solar nabati sebagai substitusi bahan bakar fosil.
“Kita bisa produksi DME yang merupakan bisa menggantikan import LPG kita dari luar. Kita juga punya geotermal terbesar di dunia,” ujar Prabowo.
Di sektor energi baru dan terbarukan, Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Potensi energi air dan tenaga surya juga dinilai sangat besar untuk mendukung program elektrifikasi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.
“Ke depan kita juga akan mengembangkan tenaga surya dengan panel-panel untuk listrikifikasi. Sehingga kita sungguh-sungguh dapat menghasilkan energi kita sendiri. Tidak perlu kita import energi dari luar,” ujarnya.
Baca Juga: Mandatori Etanol di 2027, Kementerian ESDM Matangkan Regulasi dan Insentif Fiskal
Dengan banyaknya sumber daya, Prabowo menargetkan kemandirian energi nasional dapat dicapai dalam lima tahun ke depan.
“Kita harapkan dalam 5 tahun kita bisa mencapai ini. Tapi tidak ada masalah kalau tidak 5 tahun, tahun ke-6. Kalau tidak tahun ke-6, tahun ke-7. Yang penting kita harus menuju ke situ,” tutur Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










