Bulog Salurkan 51.211 Ton Jagung di 2025, Harga Pakan Ternak Terjaga

AKURAT.CO Perum Bulog mencatat realisasi distribusi jagung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang 2025 mencapai 51.211 ton. Penyaluran ini dilakukan sebagai langkah intervensi pemerintah untuk meredam kenaikan harga jagung di pasaran, terutama yang berdampak langsung pada biaya pakan ternak.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, distribusi jagung SPHP digencarkan saat harga jagung sempat mengalami kenaikan, khususnya di sektor pakan ternak. Kondisi tersebut berpotensi menekan margin usaha peternak, terutama peternak ayam ras petelur mandiri.
“Total penyaluran SPHP jagung sampai dengan tahun 2025 adalah 51.211 ton. Ini karena kemarin harga jagung sempat agak naik di pasaran, khususnya untuk pakan ternak,” ujar Rizal di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Rizal menjelaskan, penyaluran jagung SPHP dilakukan atas penugasan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Penugasan tersebut juga sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Baca Juga: Menko Zulhas Targetkan RI Tak Impor Beras dan Jagung
Melalui program ini, Bulog ditugaskan memastikan peternak dapat mengakses jagung pakan dengan harga yang lebih terjangkau. Skema SPHP diharapkan mampu menjaga keberlanjutan usaha peternak sekaligus menahan gejolak harga pangan turunan seperti telur dan daging ayam.
Selain jagung, Bulog juga merealisasikan penyaluran beras SPHP sepanjang 2025 dengan volume mencapai 802.939 ton. Penyaluran beras SPHP tahun ini dilakukan dengan skema yang sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau dulu penyaluran SPHP langsung ke grosir sehingga volumenya besar, sekarang disalurkan langsung ke kios pengecer,” kata Rizal. Skema ini dinilai lebih tepat sasaran karena mendekatkan distribusi ke konsumen akhir.
Sebelumnya, pada September 2025, Bulog menyatakan kesiapan menyalurkan 52.400 ton jagung pakan melalui program SPHP. Penugasan tersebut tertuang dalam surat Kepala Bapanas Nomor 262/TS.02.02/K/9/2025 tertanggal 23 September 2025.
Jagung SPHP disalurkan melalui koperasi dan asosiasi yang ditetapkan pemerintah. Program ini menyasar ribuan peternak ayam ras petelur mandiri dengan harga jual di tingkat peternak sebesar Rp5.500 per kilogram.
Bapanas mencatat, realisasi SPHP jagung tahap pertama telah melampaui 51 ribu ton dan menjangkau ribuan peternak di 17 provinsi. Pemerintah pun memutuskan untuk melanjutkan program SPHP jagung pakan hingga akhir Januari 2026.
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan perpanjangan dilakukan karena ketersediaan stok cadangan jagung pemerintah (CJP) masih mencukupi. Pemerintah juga membuka ruang penyaluran bagi peternak lain, termasuk peternak babi, sesuai kebutuhan daerah.
Program SPHP jagung pakan menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional. Dengan pasokan pakan yang lebih terjangkau, pemerintah berharap harga telur dan daging ayam tetap terkendali serta daya beli masyarakat dapat terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel







