KPI Lanjutkan Kerja Sama Petrokimia, Dorong Hilirisasi Nasional

AKURAT.CO PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) melakukan perpanjangan kerja sama jual beli produk petrokimia antara KPI dengan PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem).
Hal ini merupakan komitmen KPI dalam menjalankan agenda hilirisasi petrokimia untuk mendukung perekonomian nasional.
Direktur Optimasi Feedstock & Produk KPI, Erwin Suryadi mengatakan, perpanjangan kerja sama antara antara KPI dan Pertachem merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam menjalankan agenda hilirisasi yang tengah digalakkan pemerintah.
Baca Juga: Mantan Pejabat Kilang Pertamina Indonesia Bantah Tudingan Mengatur Penyewaan Kapal dan Ekspor Minyak
Erwin menilai, kerja sama ini sangat strategis, karena tak hanya memperkuat perkembangan bisnis di ekosistem Pertamina, tapi juga menunjang perekonomian di Indonesia.
“Kerja sama ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional dan mendukung agenda hilirisasi industri,” kata Erwin dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).
Erwin menambahkan, kerja sama ini juga menimbulkan multiplier effect. Produk petrokimia yang dijual KPI ke Pertachem, nantinya akan diolah kembali oleh kalangan industri menjadi beragam produk untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
Proses pengolahan inilah yang membuka peluang dan manfaat lebih besar, seperti tersedianya lapangan pekerjaan, meningkatkan daya saing industri nasional, dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Karena itulah rantai hilirisasi tak hanya berhenti di Pertamina, namun juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas pada masyarakat.
Dalam konteks inilah, Erwin menilai, hilirisasi yang dilakukan Pertamina Group akan memberikan sumbangsih pada terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, yang menempatkan transformasi ekonomi sebagai salah satu pilar utama, dengan hilirisasi industri sebagai strategi kunci.
“Pertumbuhan ekonomi selalu ditopang dengan industri yang kuat, produk kilang dan turunannya akan mendorong perekonomian, maka dari itu, dari sini kami berharap Generasi Emas Indonesia 2045 bisa terwujud,” ujarnya.
Baca Juga: Sambut Rencana TNI Jaga Kilang, Pertamina: Perkuat Lapisan Keamanan
Kerja sama antara KPI dan Pertachem sendiri telah terjalin selama empat tahun, sejak 2021. Kini komitmen kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan tiga perjanjian penting dalam rangka memperpanjang dan memperluas kerja sama strategis di sektor petrokimia.
Penandatanganan ini mencakup perpanjangan perjanjian jual beli produk aromatic, olefin dan resin polytam, serta perjanjian baru untuk penjualan produk special chemical.
Erwin menjelaskan, industri petrokimia memiliki peluang yang besar di Indonesia. Salah satunya karena industri tersebut juga menopang sektor hulu migas. Dengan fondasi yang kuat ini, Erwin berharap, kerja sama KPI dan Pertachem menjadi motor penggerak industri petrokimia nasional.
“Sinergitas dan kolaborasi di dalam ekosistem Pertamina menjadi kunci, karena tujuan kita adalah agar produk-produk kita bisa terserap oleh mitra kerja, sehingga hasilnya bisa memberikan manfaat pada masyarakat,” tutur Erwin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






