SPBU Shell Bakal Terisi Lagi? ESDM Bocorkan Negosiasi Sudah Hampir Kelar

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan proses negosiasi antara Pertamina dengan Shell terkait dengan pembelian bahan bakar minyak (BBM) telah memasuki proses finalisasi.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan bahwa proses negosiasi Pertamina dan Shell akan rampung dalam waktu dekat.
“Kemudian Shell sudah final negosiasi, nanti kita cek di Pertamina Patra Niaga. Yang Shell dalam waktu dekat (akan rampung),” kata Laode di Jakarta dikutip, Selasa (25/11/2025).
Baca Juga: ESDM Tinjau Lapangan Migas Pertamina di Sumsel, Fokus pada Keamanan dan Optimasi Produksi
Dengan proses negosiasi yang hampir final, Laode menyebut SPBU milik Shell berpotensi akan kembali memiliki pasokan BBM pada akhir bulan ini.
“Harusnya. Kalau dari info yang ada. Akhir bulan ini (sudah terisi),” tambah Laode.
Adapun, saat ini dua SPBU swasta yaitu BP-AKR dan Vivo sudah sepakat untuk membeli BBM lewat Pertamina.
BP-AKR melakukan kesepakatan lebih dahulu dengan Pertamina dengan pembelian BBM sebesar 100 ribu barel (MB) dan saat ini BP akan membeli lagi dari Pertamina dengan beseran yang sama.
Sedangkan, pada hari lalu PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan PT Vivo Energi Indonesia telah sepakat untuk melakukan proses Business to Business (B2B) dengan Pertamina Patra Niaga terkait pemenuhan pasokan BBM dengan menyerap kargo impor dari Pertamina Patra Niaga.
PT Vivo Energi Indonesia merupakan badan usaha swasta yang mengelola SPBU Vivo di Tanah Air.
Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyampaikan besaran yang dibeli oleh pihak Vivo sebesar 100 ribu barel (MB).
Baca Juga: ICP Oktober 2025 Turun ke USD63,63 per Barel, Dirjen ESDM: Pengaruh Kesepakatan OPEC+
“Penyaluran pasokan BBM untuk BU Swasta Vivo ini sebanyak 100 ribu barel (MB) yang akan digunakan untuk SPBU-SPBU Vivo, setelah sebelumnya pada tahap pertama juga telah disalurkan pasokan BBM kepada PT APR (BP-AKR) sebanyak 100 MB”, kata Roberth dalam keterangannya, Senin (24/11/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








