Jaga Kualitas BBM, Pertamina Terapkan Sistem Pengawasan Berlapis dan Digitalisasi Rantai Pasok

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) menegaskan terus melakukan pengawasan dan pengecekan kualitas bahan bakar minyak (BBM) sebelum didistribusikan ke masyarakat.
Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Jaffee Arizon Suardin, menyampaikan bahwa perusahaan saat ini mengoperasikan 4.918 mobil tangki BBM yang melayani distribusi darat ke SPBU, sektor industri, serta berbagai dermaga penyalur di seluruh Indonesia.
Selain itu, terdapat 121 terminal BBM yang berfungsi sebagai pusat penyaluran produk dari kilang maupun suplai impor.
"Tentunya, untuk ini kami juga perlu melakukan pengawasan-pengawasan kualitas BBM," kata Jaffee dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (19/11/2025).
Baca Juga: Aptrindo Desak Perbaikan Sistem MyPertamina untuk Akses BBM Subsidi
Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega, menegaskan bahwa perusahaan menerapkan pengawasan kualitas BBM secara menyeluruh dan berlapis mulai dari hulu hingga hilir.
“Pertamina Patra Niaga terus melakukan pengecekan kualitas secara komprehensif, end-to-end di seluruh rantai pasok. Pengawasan dilakukan mulai dari proses produksi di kilang, sertifikasi laboratorium, pemeriksaan di terminal BBM, pengawasan di mobil tangki, hingga pengecekan kondisi produk di SPBU,” ujar Mars.
Mars Ega menambahkan, pendekatan menyeluruh tersebut penting untuk menjamin kualitas BBM tetap konsisten mulai dari proses produksi hingga diterima konsumen.
Pertamina juga menerapkan standar mutu yang ketat sesuai spesifikasi pemerintah, termasuk pemakaian berbagai parameter uji yang disaksikan langsung oleh independent surveyor.
"Untuk memastikan konsistensi mutu ini, Pertamina menerapkan standar yang ketat sesuai spesifikasi yang ditentukan oleh pemerintah dan juga menggunakan parameter uji dan dilakukan witness oleh beberapa independent surveyor," ucapnya.
Dari sisi operasional, Pertamina terus memperkuat digitalisasi rantai pasok, mencakup sistem digital di terminal BBM, pada armada mobil tangki, hingga layanan di SPBU.
Langkah ini, kata Mars Ega memungkinkan pemantauan distribusi dan operasional secara real-time, sehingga meningkatkan akurasi dan keandalan penyaluran energi ke masyarakat.
"Selain itu, kami juga bekerjasama dengan Lemigas untuk melakukan pengawasan mutu dan juga dilakukan audit eksternal yang saat ini kita bekerjasama dengan Intertek," tutur Mars Ega.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







