Akurat

5 Segmentasi Pelanggan E-commerce untuk Peluang Pasar Baru

Eko Krisyanto | 16 November 2025, 21:39 WIB
5 Segmentasi Pelanggan E-commerce	untuk Peluang Pasar Baru

AKURAT.CO - Penjualan melalui e-commerce saat ini berjalan dengan kompetitif, mengetahui siapa target audiens adalah kebutuhan untuk menjangkau pelanggan. Segmentasi pelanggan memungkinkan bisnis untuk memahami kebutuhan, perilaku, dan preferensi setiap kelompok konsumen, sehingga strategi pemasaran menjadi tepat sasaran.

Menggunakan pendekatan segmentasi yang tepat akan membantu meningkatkan penjualan, serta membuka peluang pasar baru yang sebelumnya tidak terjangkau. Artikel ini akan membahas lima metode segmentasi pelanggan yang bisa diterapkan oleh bisnis yang menggunakan e-commerce untuk menemukan peluang pertumbuhan baru dan membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat.

 

Mengapa Segmentasi Pelanggan Penting dalam E-commerce?

Segmentasi pelanggan adalah proses pengelompokan konsumen berdasarkan karakteristik, perilaku, atau kebutuhan yang serupa. Jika melihat penggunaannya dalam e-commerce, segmentasi membantu bisnis memahami siapa pelanggan mereka, apa yang mereka cari, dan bagaimana cara terbaik untuk menjangkau mereka. Segmentasi akan membuat strategi pemasaran bersifat personal yang efektif, sehingga peluang konversi dan retensi pelanggan meningkat.

 

Manfaat segmentasi pelanggan dalam strategi pemasaran digital

Segmentasi pelanggan dalam bisnis dapat menyusun strategi pemasaran yang lebih terarah. Manfaat utamanya meliputi:

  • Promosi dan kampanye pemasaran lebih efektif karena pesan disesuaikan dengan kebutuhan setiap segmen.
  • Penggunaan anggaran pemasaran menjadi efisien karena difokuskan pada segmen dengan potensi tertinggi.
  • Pengembangan produk dan layanan menjadi lebih relevan bagi

 

Dampak segmentasi terhadap pertumbuhan bisnis

Segmentasi pelanggan yang tepat tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga menghasilkan dampak signifikan terhadap bisnis. Dampaknya terlihat pada peningkatan konversi penjualan, karena pesan yang lebih relevan mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian. Loyalitas pelanggan juga bisa ikut meningkat, karena konsumen merasa diperhatikan dan dipahami.

Selain itu, segmentasi dapat membuka peluang pasar baru, mengungkap kelompok pelanggan yang sebelumnya belum pernah menjadi target audiens. Salah satu cara praktis untuk memaksimalkan dampak ini adalah dengan memanfaatkan broadcast message WhatsApp, fitur ini memungkinkan bisnis mengirim pesan yang disesuaikan ke setiap segmen pelanggan secara cepat dan efektif.

 

Segmentasi Berdasarkan Demografi

Segmentasi demografi membagi pelanggan berdasarkan karakteristik dasar seperti usia, gender, dan lokasi geografis. Tersebut dapat memengaruhi preferensi produk, maupun cara konsumen berinteraksi dalam platform e-commerce.

 

Bagaimana demografi mempengaruhi perilaku belanja

Perilaku belanja pelanggan seringkali dipengaruhi oleh latar belakang demografis mereka. Konsumen dari kelompok usia atau gender tertentu bisa memiliki pola belanja yang berbeda, termasuk frekuensi pembelian, jenis produk favorit, dan respons terhadap diskon atau promosi.  Memahami  perbedaan  ini  memungkinkan  bisnis  yang  berjualan  melalui e-commerce menyesuaikan strategi komunikasi dan penawaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan tiap segmen.

 

Strategi pemasaran yang sesuai untuk setiap demografi

Selain karakteristik demografi pelanggan, bisnis juga dapat merancang strategi pemasaran yang relevan dengan memilih saluran komunikasi, penyusunan pesan, hingga desain promosi yang tepat untuk masing-masing kelompok. Strategi yang disesuaikan berdasarkan demografi membantu mendorong konversi dan memperkuat hubungan dengan pelanggan di setiap segmen.

 

Segmentasi Berdasarkan Psikografi

Segmentasi psikografi menekankan pemahaman terhadap minat, hobi, dan gaya hidup pelanggan. Pemahaman tentang apa yang disukai atau menjadi prioritas hidup konsumen, memfasilitasi bisnis dengan data yang berguna untuk menyesuaikan produk, konten, dan pengalaman belanja.

 

Memahami motivasi dan kebutuhan konsumen

Selain minat dan hobi, psikografi melibatkan pemahaman terhadap motivasi dan kebutuhan pelanggan. Mengidentifikasi alasan di balik keputusan pembelian akan membantu bisnis menciptakan pesan pemasaran yang menyentuh sisi emosional dan aspiratif konsumen. Dengan begitu, produk dan promosi tidak hanya menjawab kebutuhan pelanggan secara fungsional, tetapi juga memenuhi keinginan psikologis maupun gaya hidup pelanggan.

 

Cara menyesuaikan pesan pemasaran berdasarkan psikografi

Bisnis dapat menyusun strategi komunikasi yang personal dan menarik untuk menjangkau segmen psikografis. Pesan pemasaran dapat disesuaikan dengan bahasa, visual, dan tawaran yang resonan dengan identitas dan nilai-nilai tiap segmen.

Selain meningkatkan engagement, pendekatan ini perlahan akan memperkuat hubungan emosional dan mendorong loyalitas jangka panjang di antara pelanggan yang memiliki kesamaan minat dan gaya hidup.

 

Segmentasi Berdasarkan Perilaku Belanja

Segmentasi berdasarkan perilaku belanja menekankan pada cara pelanggan berinteraksi dalam platform e-commerce, termasuk pola pembelian, frekuensi transaksi, dan respons terhadap promosi.

 

Membedakan pelanggan setia dan pelanggan baru

Membedakan antara pelanggan setia dan pelanggan baru menjadi aspek penting dalam segmentasi perilaku. Pelanggan setia biasanya membutuhkan program loyalitas dan penghargaan khusus, sementara pelanggan baru memerlukan pendekatan edukatif dan promosi yang mendorong kepercayaan serta pembelian pertama.

Jika menggunakan segmentasi ini secara konsisten, bisnis dapat mengalokasikan sumber daya pemasaran secara efisien dan mempertahankan hubungan dengan kedua kelompok pelanggan.

 

Strategi retensi dan up selling untuk tiap kelompok perilaku

Ketika sudah memahami perilaku belanja, bisnis dapat merancang strategi retensi dan up selling yang efektif. Misalnya, menawarkan produk pelengkap atau versi premium kepada pelanggan dengan frekuensi pembelian yang tinggi, lalu menawarkan promosi khusus kepada pelanggan yang jarang bertransaksi agar kembali melakukan pembelian. Dengan demikian, bisnis dapat meningkatkan lifetime value pelanggan dan memaksimalkan potensi keuntungan dari setiap segmen.

 

Segmentasi Berdasarkan Customer Value

Segmentasi berdasarkan nilai pelanggan fokus pada mengukur kontribusi setiap pelanggan terhadap pendapatan bisnis. Melalui identifikasi kelompok ini, bisnis dapat memprioritaskan perhatian dan sumber daya untuk menjaga hubungan pelanggan, serta memberikan pengalaman belanja yang positif dan memuaskan.

 

Memaksimalkan lifetime value melalui segmentasi

Pelanggan bernilai tinggi adalah mereka yang secara konsisten melakukan pembelian dalam jumlah besar. Mengetahui nilai pelanggan memungkinkan bisnis untuk merancang strategi yang meningkatkan lifetime value tiap individu. Pendekatan ini mencakup penawaran eksklusif, program loyalitas, atau promosi yang disesuaikan dengan kebiasaan belanja pelanggan. Pelanggan bernilai tinggi tidak hanya berpengaruh pada konversi, mereka juga berpotensi menjadi promotor brand yang dapat menarik pelanggan baru.

 

Segmentasi Berdasarkan Preferensi Produk

Segmentasi pelanggan berdasarkan preferensi fokus pada produk atau kategori yang paling diminati pelanggan, cara pelanggan menelusuri produk dan berinteraksi dengan katalog e-commerce. Memahami produk favorit dan pola pencarian akan membantu bisnis untuk menyesuaikan tampilan, rekomendasi, dan promosi yang relevan bagi setiap segmen pelanggan.

Bisnis dapat mengintegrasikan chatbot dalam whatsapp, agar dapat menyampaikan rekomendasi produk, promosi khusus, bundling, atau strategi up selling secara otomatis dan personal. Chatbot memungkinkan interaksi yang cepat dan relevan, sehingga setiap pelanggan menerima penawaran yang sesuai dengan minat dan kebiasaan belanjanya.

 

Memanfaatkan Segmentasi untuk Mencapai Peluang Pasar Baru

Segmentasi pelanggan merupakan fondasi untuk menjual produk melalui e-commerce secara efektif. Jika bisnis membagi konsumen berdasarkan demografi, psikografi, perilaku belanja, nilai pelanggan, maupun preferensi produk, penyusunan strategi pemasaran menjadi lebih relevan dengan kebutuhan konsumen.

Hasilnya jadi tidak terbatas pada peningkatan konversi dan loyalitas pelanggan saja, tetapi juga terbukanya peluang pasar baru yang sebelumnya belum terjangkau oleh bisnis. Pendekatan segmentasi yang terstruktur dalam kegiatan e-commerce dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan, mengalokasikan sumber daya secara efisien, dan membangun hubungan jangka panjang yang kuat dengan setiap kelompok pelanggan. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
A