ESDM Serahkan Rp4,35 T ke PLN untuk Listrik Desa dan Sambungan Gratis

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan dana sebesar Rp4,35 triliun kepada PT PLN (Persero) untuk mempercepat pembangunan listrik desa, penyambungan listrik gratis bagi masyarakat tidak mampu, serta sejumlah program strategis lainnya.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pihaknya memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp6,28 triliun di luar anggaran induk yang tercantum dalam APBN 2025.
“Kita mendapat anggaran tambahan di bulan Agustus. Untuk membiayai beberapa program-program strategis. Di dalamnya adalah listrik desa, kemudian pipa, dan untuk membangun listrik gratis itu, BPBL, dan kita juga membangun jargas,” kata Bahlil dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (11/11/2025).
Baca Juga: PNBP Sektor ESDM Hampir 80 Persen, Bahlil Optimistis Target APBN Tercapai
Namun, anggaran tersebut baru disahkan pada akhir Agustus sehingga hingga awal November tingkat penyerapannya masih sekitar 2,48%.
Karena keterbatasan waktu dan kesiapan infrastruktur, ESDM menugaskan PLN untuk melaksanakan sebagian besar program tersebut.
“Kami menyampaikan bahwa dari total Rp6,28 T itu, ada sekitar Rp4,35 T yang itu menjadi penugasan ke PLN. Untuk listrik desa dan penyambungan listrik gratis itu. Untuk rakyat kita,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa angka Rp4,35 triliun tersebut setara dengan sekitar 30% dari total DIPA Induk dan DIPA Perubahan Kementerian ESDM dalam APBN 2025.
Meski penyerapannya masih rendah, Ketua Umum Partai Golkar ini optimistis seluruh anggaran dapat terserap hingga akhir tahun.
“Sebagian pekerjaan sudah berjalan dan penyerapan anggarannya akan kami dorong untuk selesai pada November ini, termasuk Rp4,3 triliun untuk PLN. Jadi dari total Rp14 triliun, Rp4,3 triliun adalah penugasan ke PLN. Insya Allah bisa mencapai target,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










