Akurat

Muhammad Sirod di ADIPEC 2025 Abu Dhabi, Perkuat Kolaborasi Bio-Energi dan Industri Pertanian Indonesia

Ikhwan Fajar Ramadhan | 2 November 2025, 18:56 WIB
Muhammad Sirod di ADIPEC 2025 Abu Dhabi, Perkuat Kolaborasi Bio-Energi dan Industri Pertanian Indonesia

 

AKURAT.CO, Muhammad Sirod, Direktur Arus Tirta Niagatama dan anggota Expert Council Asosiasi Pengusaha Bio Energi Indonesia (ASPEBINDO), menghadiri Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2025 yang berlangsung pada 3–6 November 2025 di Abu Dhabi National Exhibition Centre, Uni Emirat Arab.

ADIPEC menjadi ajang energi terbesar dunia yang mempertemukan pelaku industri minyak, gas, dan energi baru terbarukan dari lebih dari 160 negara.

Partisipasi ini memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan global mengenai transisi energi dan pengembangan ekonomi hijau. Acara tahun ini menyoroti isu dekarbonisasi, digitalisasi energi, dan integrasi bio-energi dengan sistem pasokan global, menghadirkan lebih dari 2.200 perusahaan dan 1.800 pembicara internasional.

Baca Juga: Wacana Presiden soal WNA Pimpin BUMN, Muhammad Sirod: Langkah Berani dan Realistis

Sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (2/11/2025) sore, Sirod menilai forum ini penting untuk mempertemukan pelaku energi dengan sektor pertanian yang menjadi basis utama bio-energi. Menurutnya, biomassa dari limbah pertanian, kelapa sawit, dan tebu berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber energi bersih yang dapat menopang ketahanan energi nasional.

Sebagai pemerhati bio-energi dan industri pertanian, Sirod berfokus pada pemetaan peluang teknologi yang mampu menghubungkan sektor hulu pertanian dengan kebutuhan energi industri. Ia menilai efisiensi pasokan, konversi limbah menjadi energi, dan dukungan logistik lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengembangan bio-energi di Indonesia.

Dalam sesi konferensi bertema Hydrogen & Emerging Economies serta Bio-Energy Integration, dirinya nantinya akan berkontribusi dalam diskusi mengenai arah kebijakan energi terbarukan di negara berkembang. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara riset, inovasi, dan investasi lintas sektor untuk memperkuat rantai nilai energi bersih.

Baca Juga: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Duta Bio Energi Card, Sinergi Transaksi Mudah dan Gaya Hidup Sehat

ADIPEC 2025 juga membuka ruang bagi kolaborasi dengan perusahaan teknologi global di bidang penyimpanan energi, pengolahan limbah industri, dan sistem digital monitoring rantai pasok energi. Melalui berbagai pertemuan bisnis, ASPEBINDO mendorong kerja sama konkret yang dapat diterapkan di proyek-proyek bio-energi domestik.

Keterlibatan dirinya dalam ajang ini menunjukkan peran aktif Indonesia dalam agenda energi dunia. Ia menekankan bahwa pengembangan bio-energi harus diarahkan pada efisiensi proses, peningkatan nilai tambah komoditas pertanian, dan pemanfaatan teknologi rendah karbon.

Partisipasi ini diharapkan menghasilkan kerja sama teknis dengan mitra internasional di bidang bio-energi, logistik, dan digitalisasi industri. Fokus utama diarahkan pada pengembangan model bisnis energi berbasis pertanian yang berkelanjutan dan berorientasi ekspor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.