Akurat

CBDK Pangkas Target Pra-Penjualan 2025 Jadi Rp508 Miliar, Fokus Jaga Fundamental dan Kepercayaan Investor

Herry Supriyatna | 1 November 2025, 16:38 WIB
CBDK Pangkas Target Pra-Penjualan 2025 Jadi Rp508 Miliar, Fokus Jaga Fundamental dan Kepercayaan Investor

AKURAT.CO PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menurunkan target pra-penjualan (pre-sales) tahun 2025 dari Rp2,03 triliun menjadi Rp508 miliar.

Langkah ini diambil untuk menyesuaikan strategi bisnis perusahaan dengan kondisi ekonomi nasional dan perilaku konsumen yang lebih berhati-hati.

Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo mengatakan, keputusan ini bukan langkah defensif, melainkan strategi realistis untuk menjaga kesehatan bisnis.

“Kami melihat dinamika pasar saat ini sebagai bagian dari proses menuju keseimbangan baru. Penyesuaian target bukan langkah defensif, melainkan strategi realistis untuk memastikan pertumbuhan CBDK tetap sehat dan berkelanjutan,” ujar Steven Kusumo, Sabtu (1/11/2025).

Hingga kuartal III-2025, CBDK membukukan pra-penjualan sebesar Rp321 miliar atau 63% dari target yang telah disesuaikan.

Meski lebih rendah dari periode sebelumnya, manajemen menilai kondisi ini sebagai bagian dari konsolidasi alami untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Eropa Malam Ini: Nottingham vs MU, Real Madrid vs Valencia

CBDK menyoroti pelemahan rupiah terhadap dolar AS sebesar 5,21% year-on-year (yoy) dan turunnya Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) dari 123,5 menjadi 115 sebagai sinyal bahwa pasar sedang lebih selektif.

Karena itu, perusahaan memilih fokus ke segmen paling relevan sembari memperkuat fundamental bisnis.

Menurut Steven, CBDK tetap berkomitmen mengembangkan proyek-proyek utama di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), baik residensial maupun komersial.

“Dengan target pra-penjualan 2025 yang telah disesuaikan menjadi Rp508 miliar, kami tetap berfokus pada pengembangan proyek-proyek unggulan. Segmen residensial seperti Rumah Milenial dan Permata Hijau Residences, serta proyek komersial strategis termasuk Rukan Petak 9, Bizpark PIK2, dan SOHO The Bund menjadi fondasi utama pertumbuhan kami,” jelas Steven.

CBDK optimistis langkah ini akan memperkuat nilai jangka panjang kawasan PIK2.

Perusahaan juga menilai infrastruktur baru seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) dan Jalan Tol Kataraja yang mulai beroperasi pada September 2025 akan meningkatkan arus kunjungan dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

“Kami optimis, melalui langkah-langkah strategis dan adaptif yang kami ambil, CBDK akan terus memainkan peran penting dalam perkembangan PIK2 dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutur Steven.

Sebagai anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), CBDK memiliki total bank tanah mencapai 694 hektar di kawasan PIK2, Tangerang, Banten.

Aset ini menjadi modal kuat bagi perusahaan untuk melanjutkan ekspansi jangka panjang dan menjaga kinerja positif di tengah tekanan ekonomi global.

Baca Juga: Bertemu Presiden Korsel, Prabowo Bahas Kelanjutan Proyek Pesawat Tempur KF-21

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.