Bank Artha Graha Sosialisasikan Kredit Program Perumahan untuk Perkuat UMKM dan Properti

AKURAT.CO Bank Artha Graha Internasional menggelar sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Marketing Galeri PIK2.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia dalam memperluas akses pembiayaan sektor perumahan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
KPP mencakup dua jenis fasilitas, yakni kredit pembiayaan modal kerja dan kredit pembiayaan investasi yang ditujukan bagi pelaku usaha, baik perorangan maupun badan usaha.
Melalui skema ini, pemerintah ingin mendorong pertumbuhan sektor perumahan sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group, Miranda D.W.K, menyambut baik program tersebut. Ia menilai, inisiatif ini bisa memperkuat sinergi antara sektor perbankan dan pengembang dalam mempercepat pembangunan.
“Mudah-mudahan dengan adanya program ini, sosialisasi ini kita juga lebih bisa mengerti. Memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun lebih cepat lagi properti untuk percepatan ekonomi Indonesia,” ujar Miranda, Senin (3/11/2025).
Sementara itu, Direktur Retail Banking Bank Artha Graha, Selvi Hutomo, menegaskan, pihaknya siap berperan aktif dalam menyalurkan kredit ini kepada para pelaku UMKM.
Baca Juga: Daftar Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 November, Klaim Paket Upgrade Langka!
“Kami bangga selaku salah satu bank swasta bisa ikut menyalurkan. Nah mudah-mudahan aja dengan niat dari pemerintah untuk membuat UMKM naik kelas melalui kami, kami bisa melakukannya dengan baik,” tutur Selvi.
Menurut Associate Director Bank Artha Graha Elvin Halim, program ini memiliki dua sisi utama.
Pertama, sisi supply yang mencakup developer, kontraktor, dan toko bangunan. Kedua, sisi demand yang ditujukan bagi UMKM untuk pembiayaan modal kerja maupun investasi.
“Program ini yang paling menarik adalah mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah untuk KUR perumahan,” kata Elvin.
“Untuk sisi supply platformnya Rp500 juta sampai Rp500 miliar, sedangkan demand dari Rp10 juta sampai Rp500 juta.”
Elvin berharap sosialisasi ini dapat menjadi solusi pembiayaan yang mudah diakses, baik untuk pengembang maupun UMKM yang terlibat dalam sektor perumahan.
“Kami berharap sosialisasi program KPP atau kredit program perumahan oleh Bank Artha Graha Internasional hari ini dapat memberikan solusi pembiayaan mudah baik secara supply maupun demand untuk mendukung kegiatan usaha daripada pelaku UMKM dan pelaku bisnis lainnya,” imbuhnya.
Melalui program ini, Bank Artha Graha Internasional menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian program prioritas pemerintah di bidang perumahan serta memperkuat ekosistem UMKM nasional.
Baca Juga: NIK Terdaftar di Pinjol atau Judol? Cek di Sini Cara Mudah Mengetahuinya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










