Akurat

Bahlil Minta Laporan Lemigas Soal Pertalite Diduga Ganggu Mesin

Andi Syafriadi | 30 Oktober 2025, 10:10 WIB
Bahlil Minta Laporan Lemigas Soal Pertalite Diduga Ganggu Mesin

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara perihal adanya keluhan mengenai produk Pertalite yang terindikasi menimbulkan gangguan pada mesin kendaraan bermotor di kawasan Jawa Timur.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa dirinya sedang meminta laporan dari Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) terkait kebenaran keluhan.

“Saya sudah, lagi cek ya di Lemigas kebenarannya dan saya minta laporannya,” kata Bahlil di Minahasa dikutip, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga: Smelter Amman Alami Kerusakan, ESDM Buka Peluang Izin Ekspor

Lebih lanjut, Bahlil juga menuturkan telah mengirimkan tim untuk mengecek langsung ke wilayah Jawa Timur tentang kebenaran hal tersebut.

“Saya sudah turunkan timnya, nanti mungkin sore saya balik sudah dapat laporannya,” tambah Bahlil.

Diberitakan sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menyampaikan permohonan maaf atas munculnya ketidaknyamanan atas adanya insiden tersebut.

Adapun, beberapa hari terakhir, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerima aduan dari konsumen mengenai produk Pertalite yang terindikasi menimbulkan gangguan pada mesin kendaraan bermotor.

Diantaranya keluhan konsumen terjadi dinarea Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo dan Malang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa seluruh proses distribusi BBM telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, termasuk pemeriksaan mutu produk melalui pengujian laboratorium sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Baca Juga: Dukung Program K3 Nasional ESDM, NHM Laksanakan Simulasi Tumpahan Sianida di Area Tambang Gosowong

“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga,” kata Ahad dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025) malam.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite.

Produk tersebut diketahui berasal dari Terminal BBM Tuban dan Terminal BBM Surabaya sebagai mayoritas supply point BBM area terdampak dan hasilnya BBM dinyatakan on spec sesuai spesifikasi.

"Saat ini sedang berjalan investigasi lanjutan untuk pengecekan Quality and Quantity QQ) BBM di level SPBU sebagai titik distribusi akhir kepada masyarakat. Rangkaian investigasi ini dilaksanakan guna memastikan kualitas dan kesesuaian spesifikasi produk," tegas Ahad.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.