Gandeng Pemkab Muara Enim, BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat MoU Strategis

AKURAT.CO Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatera Selatan.
Kedua pihak resmi menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) bertajuk “Pembangunan Infrastruktur Pasca Panen Perum BULOG di Kabupaten Muara Enim”.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Pengadaan Perum BULOG, Prihasto Setyanto, mewakili Direktur Utama Perum BULOG, bersama Bupati Muara Enim, H.Edison.
Baca Juga: Bulog Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo
Langkah ini menjadi tonggak baru dalam upaya memperkuat sinergi antara BUMN pangan dan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Kerja sama tersebut berfokus pada pembangunan infrastruktur pasca panen, yang mencakup fasilitas penyimpanan, pengeringan, serta pengolahan hasil pertanian. Dengan adanya infrastruktur ini, diharapkan proses penanganan hasil panen dapat dilakukan secara lebih efisien dan terintegrasi, sehingga mampu mengurangi potensi kehilangan hasil (losses) yang selama ini masih menjadi tantangan besar bagi petani.
Sebagai bagian dari komitmen bersama, Pemkab Muara Enim berencana memberikan hibah berupa tanah milik daerah untuk digunakan oleh Perum BULOG dalam membangun fasilitas pasca panen tersebut.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan sektor pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayahnya.
Direktur Pengadaan Perum BULOG, Prihasto Setyanto, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi besar BULOG dalam meningkatkan kapasitas penanganan hasil pertanian di tingkat daerah.
Baca Juga: Pemerintah Diminta Kembalikan Fungsi Bulog sebagai Penyangga Stok dan Harga Pangan
“Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun fondasi yang kuat bagi pengelolaan hasil panen yang lebih efisien, bernilai tambah, dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, kemarin (27/10/2025).
Prihasto menambahkan, penguatan infrastruktur pasca panen tidak hanya berperan dalam menjaga kualitas hasil pertanian, tetapi juga menjadi elemen penting dalam mendukung stabilitas harga di tingkat petani. Dengan sistem pasca panen yang baik, BULOG dapat melakukan penyerapan hasil panen secara optimal, sekaligus menekan fluktuasi harga yang sering merugikan petani.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyambut positif kolaborasi ini. Edison menilai, kehadiran BULOG sebagai mitra strategis akan mempercepat pembangunan sektor pertanian di wilayahnya.
"Tentunya melalui kerja sama ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian lokal," ucapnya.
Pembangunan infrastruktur pasca panen di Muara Enim juga diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah dan BUMN dalam memperkuat rantai pasok pangan nasional. Dengan dukungan penuh dari Pemkab, proyek ini berpotensi menjadi model pengelolaan pangan berbasis daerah yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia.
Lebih jauh, BULOG menargetkan agar fasilitas tersebut dapat berperan penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Melalui ekosistem pangan yang tangguh dan efisien, masyarakat di wilayah Sumatera Selatan diharapkan dapat mencapai kemandirian pangan serta mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.
Sebagai bagian dari perannya, BULOG berkomitmen untuk terus hadir di seluruh rantai pasok pangan, mulai dari penyerapan hasil panen petani, pengelolaan cadangan pangan pemerintah, hingga pembangunan infrastruktur pendukung. Tujuan utamanya adalah memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










