Chandra Asri Akuisisi Jaringan SPBU Esso ExxonMobil di Singapura

AKURAT.CO Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), mengumumkan telah menandatangani Perjanjian Jual Beli (Sale and Purchase Agreement) untuk mengakuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso milik ExxonMobil di Singapura
Perjanjian jua beli ini dilakukan melalui sebuah special purpose vehicle di bawah anak usaha yang dimiliki sepenuhnya oleh Group.
Akuisisi jaringan ritel Esso oleh Chandra Asri Group sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang Perusahaan, yang berfokus pada pengembangan infrastruktur energi terintegrasi untuk pasar solusi energi dan mobilitas di Singapura dan Asia Tenggara.
Baca Juga: Chandra Asri Raih Penghargaan dari Ecolab atas Konservasi Air dan Efisiensi Energi
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengatakan bahwa ekspansi ke ekosistem bahan bakar retail di Singapura merupakan langkah strategis dalam membangun platform terintegrasi untuk pertumbuhan regional.
Jaringan ritel bahan bakar dan iklim usaha yang kuat di Singapura memberikan fondasi yang solid bagi Chandra Asri Group untuk terus berkembang sebagai pemimpin solusi energi, manufaktur dan infrastruktur di Asia Tenggara.
“Bersama Aster, melalui infrastruktur terintegrasi yang mencakup kilang minyak dan fasilitas manufaktur hilir berteknologi tinggi, kami bertujuan memperkuat kelincahan operasional, ketahanan energi, dan daya saing Singapura sebagai pusat energi regional terdepan,” kata Erwin dalam keterangannya dikutip, Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga: Chandra Asri Resmi Terapkan Cofiring RDF, Kurangi Emisi Karbon Hingga 29,63 Ton
Chandra Asri Group, kata Erwin akan tetap menggunakan merek Esso dan membeli bahan bakar bermerek dari ExxonMobil. Seluruh poin dan kartu loyalitas pelanggan akan tetap berlaku tanpa perubahan.
Chandra Asri Group juga akan mempertahankan seluruh karyawan ExxonMobil yang terlibat dan saat inimenjalankan operasional bisnis tersebut.
“Transaksi ini masih memerlukan persetujuan dari otoritas terkait dan ditargetkan akan selesai pada akhir 2025,” ujar Erwin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









