Akurat

ESDM: Semua SPBU Swasta Sudah Negosiasi Pembelian BBM dengan Pertamina

Andi Syafriadi | 24 Oktober 2025, 18:50 WIB
ESDM: Semua SPBU Swasta Sudah Negosiasi Pembelian BBM dengan Pertamina

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan seluruh badan usaha swasta pengelola SPBU sudah mulai bernegosiasi dengan Pertamina terkait pembelian bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan saat ini seluruh badan usaha swasta sudah melakukan negosiasi dengan Pertamina terkait dengan pembelian BBM.

“Kalau informasi terakhir yang saya dapet dari Pertamina, semua sudah bernegosiasi. Kalau sebelumnya kan ada satu yang masih belum. Sekarang sudah semuanya bernegosiasi,” kata Laode saat ditemui di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat (24/10/2025).

Baca Juga: SKK Migas: BP Plc Minati WK Migas yang Dilelang Kementerian ESDM

Terkait dengan hasil negosiasi dengan BU pengelola SPBU swasta, Laode menyebut pihaknya masih menunggu laporan dari pihak Pertamina.

Namun, dia memastikan hasil dari negosiasi akan diumumkan setelah semua kesepakatan antara Pertamina dengan BU swasta sudah terjadi.

“Karena kita nggak mau announce dulu kalau kayak kemarin kan sudah diomongin, nggak taunya ada kendala lagi. Jadi ini biar jalan dulu, nanti begitu kita sampaikan,” ujar Laode.

Rubah Skema Negosiasi

PT Pertamina Patra Niaga (PPN) membenarkan adanya perubahan skema negosiasi antara pihaknya dengan badan usaha swasta pengelola SPBU terkait pembelian bahan bakar minyak (BBM).

Pj. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan bahwa negosiasi sebelumnya dilakukan bersama seluruh badan usaha dengan skema joint cargo.

“Jadi negosiasi awal itu dengan menggunakan join cargo, jadi satu kapal untuk bareng-bareng gitu. Nah, ternyata ada beberapa spesifikasi teknis dari BU Swasta masing-masing, sehingga saat ini kami sedang bernegosiasi secara one-on-one,” kata Roberth saat ditemui di Hotel Borobudur, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga: Kebakaran, Kementerian ESDM Ungkap Potensi Izin Ekspor Untuk Amman Mineral

Roberth melanjut, negosiasi secara terpisah ini dilakukan agar Pertamina mengetahui spesifikasi apa yang diinginkan oleh setiap badan usaha.

Nantinya, jika kesepakatan telah terjadi Pertamina Patra Niaga akan membuka tender untuk memilih pemasok (supplier) yang dapat memenuhi spesifikasi tersebut. Tender ini akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur yang telah disepakati sejak awal.

“Jadi nanti ada persetujuan dari BU Swasta, kemudian kalau BU Swasta sudah setuju tender ini dilaksanakan, ada pemenangnya, maka akan dilakukan joint inspection,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah pengiriman BBM akan dilakukan terpisah, Roberth menuturkan masing-masing BU Swasta akan memiliki kargo sendiri, tidak lagi menggunakan sistem penggabungan atau join cargo.

“Iya, kargo-nya pasti satu-satu. Jadi kita tidak lagi menggunakan joint cargo, tapi kargo-nya masing-masing. Jadi nanti misalnya salah satu BU Swasta, dia mau misalnya impornya berapa MB gitu ya,” tutur Roberth.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.