Akurat

Indonesia-Brasil Sepakati Kerja Sama Strategis di Sektor ESDM

Andi Syafriadi | 24 Oktober 2025, 08:47 WIB
Indonesia-Brasil Sepakati Kerja Sama Strategis di Sektor ESDM

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia menandatangani Nota Kesapahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) baru di sektor ESDM dengan Pemerintah Brasil

Sebagai langkah konkret untuk mewujudkan visi tersebut, MoU ESDM ditandatangani secara resmi oleh Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia, dan Menteri Pertambangan dan Energi Brasil, Y.M. Alexandre Silveira, yang disaksikan langsung oleh kedua kepala negara.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyatakan kesepakatan ini sebagai langkah penting untuk menerjemahkan arahan kedua presiden.

Baca Juga: Ramai Soal Sumber Air Aqua, Ini Komentar Kementerian ESDM 

Bahlil menyebut penandatanganan MoU ini menandai babak baru yang sangat strategis bagi kerja sama Indonesia dan Brasil. Apalagi kedua negara adalah dua negara besar yang kaya akan sumber daya alam.

“Ini adalah komitmen untuk mendorong hasil konkret yang saling menguntungkan di sektor energi dan pertambangan." kata Bahlil dikutip dari Laman ESDM, Jumat (24/10/2025)

Kesepakatan baru ini mencakup kerja sama yang komprehensif, mulai dari kegiatan hulu dan hilir migas, energi baru dan terbarukan (termasuk bioenergi, surya, dan angin), efisiensi energi, modernisasi jaringan, sumber daya mineral, hingga pengembangan kapasitas SDM.

Di antara berbagai bidang tersebut, kolaborasi di sektor bioenergi menjadi salah satu yang disorot, mengingat keberhasilan Brasil sebagai produsen etanol terbesar kedua di dunia.

Pengalaman Brasil, yang sebagian besar pasokan listriknya berasal dari energi rendah karbon, dinilai sangat relevan bagi Indonesia.

Baca Juga: Kementerian ESDM Ungkap Potensi Lithium Ada di Sumber Energi Ini

"Brasil adalah salah satu yang terdepan di dunia dalam hal bioenergi, khususnya etanol, melalui MoU ini, kita akan serius mendorong alih teknologi dan transfer pengalaman mereka untuk mendukung percepatan program bioenergi nasional," ujar Bahlil.

Kolaborasi ini juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Brasil pada Juli 2025 lalu. Selain energi, sektor pertambangan juga menjadi area penting.

Kedua negara akan berkolaborasi dalam tata kelola dan pengembangan sumber daya mineral, di mana Brasil diketahui memiliki cadangan besar bauksit, bijih besi, litium, serta menguasai cadangan niobium dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.