Akurat

Exxon dan Shell Masih Kaji Kelanjutan Negosiasi BBM Base Fuel dari Pertamina

Dedi Hidayat | 6 Oktober 2025, 15:31 WIB
Exxon dan Shell Masih Kaji Kelanjutan Negosiasi BBM Base Fuel dari Pertamina

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menyebut Exxon dan Shell belum dapat melanjutkan pembicaraan terkait pembelian bahan bakar minyak (BBM) base fuel dari Pertamina.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, alasan Shell belum melanjutkan pembicaraan karena masih berkordinasi dengan kantor pusat terkait spesifik pemenuhan compliance vendor.

“Sedangkan Exxon akan berdiskusi untuk kebutuhan November karena masih memiliki stok,” kata Roberth kepada Akurat, Senin (6/10/2025).

Adapun, untuk Vivo, AKR Corporindo Tbk, dan Aneka Petroindo Raya (APR) Roberth menyebut ketiganya setuju untuk menindaklanjuti pembicaraan lebih teknis pembelian bahan bakar minyak (BBM) base fuel dari Pertamina.

Baca Juga: Dipakai Secara Global, Kementerian ESDM: BBM Shell di AS Mengandung Etanol

Adapun, APR adalah perusahaan joint venture atau patungan antara BP dan AKR Corporindo Tbk. “Vivo, AKR, dan AKP sudah sepakat untuk menindaklanjuti pembicaraan lebih teknis dan tindak lanjut tahap selanjutnya,” ujarnya.

Shell Terus Koordinasi Dengan Pemerintah

Shell Indonesia terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan guna tersedianya kembali produk bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin.

Menurut catatan Akurat, terjadi kelangkaan pasokan BBM di SPBU milik badan usaha swasta. Dimana saat itu, beberapa pom pengisian BBM tidak menyediakan jenis BBM Ron 92 sampai 98 dan hanya menyediakan BBM jenis diesel.

Presiden Direktur & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menyampaikan koordinasi dilakukan agar sesegara mungkin BBM jenis bensin kembali tersedia di jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell.

“Kordinasi dilakukan agar jenis bensin kembali tersedia di jaringan SPBU Shell sesegera mungkin sesuai dengan standar keselamatan operasional dan standar bahan bakar berkualitas tinggi Shell secara global,” kata Ingrid dalam keterangannya dikutip, Kamis (2/10/2025).

Lebih lanjut, Ingrid menambahkan bahwa proses kelanjutan pembelian base fuel dari Pertamina masih didiskusikan secara business-to-business (B2B). “Pembahasan business-to-business (B2B) terkait pasokan impor base fuel sedang berlangsung,” tambahnya 

Adapun, Base fuel merupakan bahan bakar dasar tanpa adanya campuran aditif dan pewarna. Sebelum didistribusikan ke jaringan SPBU Shell, base fuel akan dicampur dengan aditif dan pewarna khusus dari Shell sehingga menghasilkan produk BBM dengan standar bahan bakar berkualitas tinggi Shell.

Saat ini, kata Ingrid jaringan SPBU Shell tetap melayani pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel serta produk dan layanan lainnya. Termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell.

 “Pembaruan terkait ketersediaan produk BBM jenis bensin akan diinformasikan melalui saluran informasi resmi Shell Indonesia; termasuk situs web, layanan pelanggan, aplikasi Shell Asia, dan media sosial,” ujar Ingrid.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.