Tiga Jenazah Pekerja Freeport Ditemukan, Dua Masih Dalam Proses Identifikasi

AKURAT.CO Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) berhasil menemukan dan mengevakuasi 3 (tiga) jenazah pekerja dari lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC).
Adapun, tercatat sudah ada lima dari tujuh pekerja yang ditemui imbas insiden longsor yang terjadi di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Papua sejak tanggal 8 September 2025.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat, ketiga pekerja ditemukan dalam rentang waktu yang berbeda.
Baca Juga: Evakuasi Korban Longsor Freeport Terus Diupayakan, ESDM Fokus Evaluasi
Pekerja pertama ditemukan sekitar pukul
12.00 WIT dan pada sekitar pukul 16.53 WIT barulah dua pekerja lainnya ditemukan.
Proses identifikasi oleh Tim Medis dan Tim Kepolisian yang dilakukan diketahui bahwa rekan kerja yang ditemukan pada sekitar pukul 12.00 WIT adalah Victor Bastida Ballesteros seorang warganegara Republik Chili yang adalah karyawan PT Redpath Indonesia.
Sementara dua rekan kerja yang ditemukan pada sekitar pukul 16.53 WIT masih melalui proses identifikasi oleh Tim Medis dan Tim Kepolisian.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan, selain rekan kerja, ketiga pekerja adalah bagian dari keluarga besar Freeport. Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi semuanya.
Baca Juga: Pemerintah Bidik Saham Freeport Lebih dari 10%, Bakal Jadi 61%
“Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025 lalu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua,” kata Tony, Minggu (5/10/2025) malam.
Tony Wenas menjelaskan bahwa penemuan ini menjadi kemajuan penting, namun upaya penyelamatan masih terus dilakukan untuk menemukan seluruh rekan kerja yang terjebak.
“PT Freeport Indonesia memastikan pendampingan penuh bagi seluruh keluarga rekan kerja yang telah berpulang, serta dukungan penuh terhadap proses identifikasi,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Freeport Indonesia (PTFI) masih terus melakukan upaya pencarian terhadap lima pekerja yang belum ditemukan akibat longsor yang terjadi di tambang bawah tanah Freeport.
VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati mengatakan bahwa hingga kini pencarian dilakukan tanpa henti siang dan malam meski menghadapi tantangan besar di lapangan.
“Tim penyelamat terus bekerja siang dan malam meski menghadapi tantangan besar dari pergerakan material basah dan berisiko tinggi,” kata Katri kepada Akurat.co, Kamis (25/9/2025).
Katri menyebut, tim penyelamat terus melalukan penggalian dari dua jalur akses sekaligus, dengan tambahan infrastruktur pendukung seiring semakin dalamnya lokasi pencarian serta terbatasnya udara di area tersebut.
Untuk menjaga keselamatan tim, Freeport mengoperasikan alat berat, termasuk loader dengan kendali jarak jauh, sehingga risiko yang dihadapi para petugas dapat diminimalkan.
“Penggalian dari dua jalur akses tetap dilanjutkan, dengan tambahan infrastruktur pendukung karena lokasi semakin dalam dan udara semakin terbatas.
Katri menambahkan, seluruh pihak di Freeport Indonesia berharap pencarian terhadap lima
pekerja yang masih terjebak dapat segera menemukan hasil.
“Kami mengajak semua pihak untuk terus mendoakan dan memberi dukungan moral agar kelima rekan kami segera ditemukan,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










