Kementerian ESDM Akhirnya Dengar Masukan SPBU Swasta, Siapkan Skema Baru Impor BBM

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji mekanisme impor bahan bakar minyak (BBM) bagi badan usaha swasta untuk kebutuhan tahun 2026.
Berdasarkan catatan Kementerian ESDM, realisasi impor BBM badan usaha swasta saat ini berada di angka 98%. Perinciannya, kuota impor BBM untuk Shell pada 2025 mencapai 329.704 kiloliter (KL) untuk RON 92, 119.601 KL untuk RON 95, dan 38.674 KL untuk RON 98.
Kemudian, untuk BP kuota impor BBM mencapai 97.107 KL untuk RON 92 dan 11.863 KL untuk RON 95. Kouta impor BBM Vivo mencapai 18.642 KL untuk RON 90, 60.857 KL untuk RON 92, dan 7.302 KL untuk RON 95.
Baca Juga: Pertamina: Etanol dalam BBM Sudah Jadi Praktik Global Ramah Lingkungan
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pihaknya telah menerima usulan permintaan kuota impor dari sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta.
Saat ini, usulan tersebut kata Laode masih dilakukan kajian dan pihaknya akan menyiapkan prosedur yang lebih baik. Sehingga, habisnya stok BBM di SPBU swasta yang lebih cepat tidak akan terulang.
“Kita akan siapkan suatu mekanisme yang pas, sehingga ke depannya kita tidak menghadapi kondisi-kondisi seperti sekarang,” kata Laode di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Laode belum membeberkan detail besaran permintaan impor tersebut, termasuk apakah pembatasan kuota 10% di atas volume penjualan tahun sebelumnya akan kembali diterapkan.
Meski begitu, Laode memastikan bahwa kebijakan kuota impor BBM untuk 2026 akan dibahas secara khusus, dengan mempertimbangkan kebutuhan badan usaha sekaligus stabilitas pasokan energi nasional.
“Kan kemarin sudah ada tuh penambahan 10%. Dan tuh sekarang angkanya kan meningkat. Nah kita nggak tahu nih apakah tambahannya berapa persen, belum tahu,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










