Akurat

Kopdes Merah Putih Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Desa

Demi Ermansyah | 2 Oktober 2025, 20:45 WIB
Kopdes Merah Putih Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Desa

AKURAT.CO Pemerintah menempatkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai salah satu ujung tombak penggerak ekonomi dari level desa melalui alokasi stimulus fiskal dan percepatan pembiayaan yang akan digulirkan sebelum 20 Oktober 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari paket kebijakan ekonomi 8+4+5 yang baru diluncurkan pemerintah pada 15 September lalu.

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono mengatakan, dalam rapat koordinasi percepatan pertumbuhan ekonomi triwulan IV yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah memutuskan untuk memberikan dukungan pembiayaan kepada Kopdes Merah Putih, terutama dalam pembangunan infrastruktur penunjang seperti gudang dan gerai usaha.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 2025 Ditaksir Melambat ke 4,5-5 Persen, Ekonom Imbau Pemerintah Pacu Stimulus Fiskal

“Percepatan pembiayaan ini penting agar operasional Kopdes Merah Putih bisa segera berjalan di seluruh wilayah Indonesia. Melalui gudang dan gerai tersebut, koperasi desa akan menjadi motor penggerak ekonomi dari bawah,” ujar Ferry di Wisma Danantara, Jakarta.

Ferry meminta pengelola Kopdes Merah Putih segera merampungkan perencanaan pembangunan fasilitas tersebut pada pertengahan Oktober, agar proses konstruksi bisa dimulai pada November.

Upaya ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk memastikan pertumbuhan ekonomi desa berjalan selaras dengan agenda pembangunan nasional.

Kopdes Merah Putih menjadi bagian integral dari strategi pemerintah dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis desa. Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat desa terhadap modal, distribusi hasil produksi, dan pemasaran.

Baca Juga: Cik Ujang Pastikan Semua Desa dan Kelurahan di Sumsel Sudah Bentuk Kopdes Merah Putih

“Pemerintah menaruh harapan besar pada peran koperasi desa. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, Kopdes Merah Putih akan memperkuat rantai pasok dari desa ke kota,” kata Ferry.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, program ini juga akan terintegrasi dengan sektor lain seperti pertanian, perikanan, dan tambak.

“Kami membahas juga program pertanian, desa nelayan, serta pengembangan tambak seluas 20.000 hektar di Pantura. Semua ini akan berjalan paralel dengan penguatan Kopdes Merah Putih,” ujar Airlangga.

Pemerintah juga akan mempercepat belanja di 12 kementerian dan lembaga serta mengoptimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dukungan untuk UMKM.

Sinergi berbagai stimulus ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dari level akar rumput.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.