Proyek Titan Ekosistem Baterai Tetap Jalan, Groundbreaking Akhir Oktober 2025

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan proyek ekosistem baterai atau proyek Titan yang merupakan proyek konsorsium Zhejiang Huayou Cobalt bersama Indonesia Battery Corporation (IBC) tetap akan jalan.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika menyampaikan bahwa groundbreaking proyek ini direncanakan dimulai pada akhir Oktober atau awal November 2025.
“Yang Titan yang Huayou ya? Sepertinya itu akhir Oktober atau awal November gitu lah. Sekitar itu lah,” kata Erani di Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (20/9/2025).
Baca Juga: BBM yang Dibeli Shell Cs Harus Base Fuel, ESDM: Berpotensi Impor Baru
Ketika ditanya apakah jadwal tersebut masih sesuai target pada kuartal-IV, Erani menegaskan bahwa proyek tetap on track.
“Iya (tetap sesuai target),” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan proyek yang merupakan konsorsium Zhejiang Huayou Cobalt bersama Indonesia Battery Corporation (IBC) tetap akan jalan.
Meski adanya pergantian pucuk pimpinan di IBC imbas Toto Nugorho lengser dari jabatannya sebagai Direktur Utama, Yuliot menyebut proyek ekosistem baterai ini akan terus dijalankan oleh direksi baru.
Akan tetapi, Yuliot tidak mengungkapkan secara gamblang siapa nama pimpinan baru IBC tersebut.
Baca Juga: ESDM Pastikan Pasokan BBM Shell dan BP-AKR Aman dalam 7 Hari
“Komitmen Pelaksanaan Kegiatan Investasi, kan dalam rangka joint venture. Ini kan tetap jalan, walaupun itu kan sudah ada Dirut (IBC) yang baru juga, yang melanjutkan kegiatan,” kata Yuliot di Kementerian ESDM dikutip, Minggu (14/9/2025).
Adapun, Proyek Titan sendiri mencakup investasi pada proyek pertambangan nikel, smelter HPAL, pabrik prekursor/katoda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









