Kadin Dorong Sinergi Pemerintah-Swasta Sukseskan 3 Juta Rumah
Hefriday | 18 September 2025, 12:43 WIB

AKURAT.CO Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan sektor swasta untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam acara Simposium Gotong Royong Perumahan Warisan Bangsa bertajuk “Perumahan, Motor Pertumbuhan Nasional” di Balai Sarbini, Anindya menegaskan bahwa sektor perumahan memiliki dampak ganda, tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian nasional.
Menurutnya, sektor konstruksi, termasuk perumahan, merupakan penyerap tenaga kerja terbesar keempat di Indonesia dengan jumlah 8,1 juta orang atau 6% dari total angkatan kerja nasional.
“Setiap pembangunan satu unit rumah bisa menyerap 5 hingga 6 tenaga kerja langsung dan mendorong lebih dari 140 sektor industri turunan, mulai dari semen, baja, kayu, hingga transportasi,” jelas Anindya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Dirinya menilai tantangan terbesar sektor perumahan saat ini adalah soal pembiayaan. Tingginya bunga kredit dinilai masih menjadi hambatan bagi pengembang maupun kontraktor untuk mempercepat pembangunan.
“Ketika bunga kredit terlalu mahal, pengembang enggan membangun rumah, kontraktor kesulitan membiayai proyek, dan pelaku usaha bahan bangunan tak bisa meningkatkan pasokan,” katanya.
Karena itu, Kadin menyambut baik kehadiran skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang digagas pemerintah. Menurut Anindya, dengan anggaran Rp130 triliun, program ini berpotensi menyerap 4 hingga 5 juta tenaga kerja di sektor konstruksi, serta mendorong hingga 9 juta tenaga kerja jika dihitung dengan industri pendukungnya.
Selain itu, Anindya menyoroti rendahnya literasi keuangan masyarakat dan minimnya sosialisasi program pembiayaan rumah rakyat. Untuk mengatasi hal tersebut, Kadin menggandeng Kementerian PKP dan BPI Danantara dalam memberikan edukasi dan informasi kepada pelaku UMKM di ekosistem perumahan.
“Kami mengajak kontraktor, pedagang bahan bangunan, hingga pelaku UMKM agar ikut serta dalam program ini. Gotong royong dunia usaha dan pemerintah adalah kunci agar rumah layak dan terjangkau dapat diwujudkan bagi rakyat,” ujarnya.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Nobu Bank yang turut berperan dalam mendukung ekosistem pembiayaan perumahan rakyat. Menurutnya, kolaborasi antara perbankan dan dunia usaha sejalan dengan visi Indonesia Incorporated yang diusung Presiden Prabowo.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang turut hadir menambahkan, dukungan Kadin sangat dibutuhkan untuk mempercepat penyerapan KUR perumahan dalam beberapa bulan ke depan.
“Tantangan kita adalah bagaimana penyerapan bisa dilakukan secara berkualitas. Dukungan dunia usaha menjadi sangat penting,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










