Akurat

Sejumlah SPBU Kehabisan BBM, BP AKR Cari Alternatif

Dedi Hidayat | 27 Agustus 2025, 23:48 WIB
Sejumlah SPBU Kehabisan BBM, BP AKR Cari Alternatif

AKURAT.CO BP AKR membenarkan kosongnya ketersedian produk bahan bakar minyak (BBM) di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik mereka.

Presiden Direktur BP AKR, Vanda Laura mengatakan sejumlah SPBU bp mengalami keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya untuk produk BP Ultimate dan BP 92.

“Sehingga (SPBU bp) tidak dapat melayani penjualan produk BBM secara lengkap,” kata Vandra kepada Akurat.co, Rabu (27/8/2025).

Vandra melanjut, seluruh SPBU BP akan tetap beroperasi untuk menyediakan produk BBM yang masih tersedia serta layanan lainnya.

Sebab, Vandra menegaskan bahwa pihaknya memahami pentingnya ketersediaan BBM bagi masyarakat dalam mendukung mobilitas sehari-hari.

Baca Juga: Susul Pertamina, Harga BBM Shell dan BP AKR Agustus 2025 Kompak Turun

Maka dari itu, BP AKR kata Vandra tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan tersebut. 

“Untuk itu BP AKR berkomitmen memulihkan ketersediaan stok BBM sekaligus mengoptimalkan distribusi, mencari alternatif pasokan dalam negeri, serta menyiapkan skenario operasional agar layanan pelanggan tetap terjaga,” ujar Vandra.

Lebih lanjut, Vandra juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat keterbatasan stok BBM ini.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan berterima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada SPBU bp,” tutur Vandra.

Adapun, ramai di media sosial terkhusus media sosial “X” yang menyebut bahwa ada beberapa SPBU milik bp yang tidak melayani pembelian BBM dikarenakan pasokannya kosong.

Dalam pantauan Akurat, saat membeli BBM di SPBU bp Jalan Teuku Nyak Arief, tidak ada BBM bp jenis Ultimate yang dijual. Namun, untuk BBM jenis bp 92 masih dijual oleh SPBU tersebut.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.