Gigih Udi Atmo Jadi Komisaris Utama PGE, Dorong Transisi Energi

AKURAT.CO PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengumumkan penunjukan Gigih Udi Atmo sebagai Komisaris Utama, menggantikan posisi Sarman Simanjorang.
Penunjukan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Grha Pertamina pada Rabu lalu.
Manajemen PGE meyakini penunjukan Gigih bisa menjadi stimulus positif bagi Perseroan dalam mendukung agenda pemerintah untuk mengakselerasi transisi energi, khususnya melalui optimalisasi pengembangan panas bumi nasional.
Sejauh ini, PGE menargetkan peningkatan kapasitas terpasang dari 727 megawatt (MW) menjadi 1 gigawatt (GW) dalam dua tahun ke depan, dan mencapai 1,7 GW pada 2034.
Baca Juga: Pertamina Geothermal Energy Ajak Mahasiswa Investasi Hijau Lewat Panas Bumi
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi mengatakan penunjukan Gigih sebagai Komisaris Utama akan semakin memperkuat arah bisnis Perseroan serta memastikan PGE tetap berada di jalur yang tepat.
“Khususnya dalam meningkatkan kinerja bisnis dan memperkokoh portofolio energi hijau,” kata Julfi dikutip, Jumat (22/8/2025).
Gigih Udi Atmo adalah seorang profesional di bidang energi terbarukan dan kelistrikan. Ia meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) di bidang Infrastructure Engineering serta Master of Engineering Project Management dari University of Melbourne, setelah sebelumnya menamatkan pendidikan Sarjana Teknik Elektro di Universitas Gadjah Mada.
Sebelum dipercaya sebagai Komisaris Utama, Gigih Udi Atmo menjabat sebagai Komisaris PGE sejak Juli 2024. Saat ini, Ia juga menjabat sebagai Direktur Panas Bumi di Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.
Baca Juga: Kembangkan Potensi Panas Bumi, Pertamina Geothermal Energy Bangun PLTP Lumut Balai Unit 2
Lebih dari itu, dalam perjalanan kariernya, Gigih pernah menduduki posisi sebagai Direktur Konservasi Energi (2022-2024) dan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya (2020-2022).
Dalam RUPSLB ini, PGE juga mengangkat Mohammad Firmansyah sebagai Komisaris Independen, dan mengubah posisi Abdulla Zayed dari yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen menjadi Komisaris.
Dengan adanya pergantian ini, maka susunan keanggotaan Direksi dan Dewan Komisaris PT Pertamina Geothermal Energy Tbk menjadi sebagai berikut:
Susunan Komisaris
Komisaris Utama : Gigih Udi Atmo
Komisaris Independen : Abdul Musawir Yahya
Komisaris Independen : Mohammad Firmansyah
Komisaris : Abdulla Zayed
Komisaris : John Eusebius Iwan Anis
Susunan Direksi
Direktur Utama : Julfi Hadi
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan : Edwil Suzandi
Direktur Operasi : Ahmad Yani
Direktur Keuangan : Yurizki Rio
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









