Akurat

Sempat Alami Penurunan, SKK Migas Pastikan Pasokan Kembali Normal

Dedi Hidayat | 17 Agustus 2025, 12:45 WIB
Sempat Alami Penurunan, SKK Migas Pastikan Pasokan Kembali Normal

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan pasokan gas sudah kembali normal setelah adanya penurunan volume beberapa hari lalu.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan bahwa sempat terjadi penurunan volume gas beberapa hari lalu dikarenakan adanya insiden kebakaran di Stasiun Pengumpul Subang, Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang.

“Sehingga ada gas yang harus dihentikan. Nah ketika dihentikan sementara itu maka konsumen dapat gas dari sisa gas yang ada di dalam pipa,” kata Djoko saat ditemui di Kementerian ESDM, Minggu (17/8/2025).

Baca Juga: DJP Gandeng Minerba dan SKK Migas, Sinkronisasi Data Didorong untuk Tingkatkan Penerimaan Negara

Selain gangguan dari Subang, Djoko menyampaikan adanya maintenance di fasilitas Medco juga mengakibatkan tidak adanya suplai gas baru ke dalam jaringan. Hal ini membuat volume dan tekanan gas dalam pipa mengalami penurunan bertahap.

“Nah akibatnya, maka gas yang ada dalam pipa itu berkurang, ketika berkurang, maka tekanannya berkurang,” tambahnya.

Djoko melanjut, untuk mengatasi kondisi tersebut, pasokan gas dikembalikan secara bertahap guna menyesuaikan tekanan dan menjaga kestabilan sistem.

“Dan alhamdulillah itu (pasokan gas) sudah tidak ada masalah sejak tanggal 15,” ucap Djoko.

Diberitakan sebelummya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyampaikan bahwa saat ini terjadi kondisi penurunan volume gas yang disalurkan pada bulan Agustus 2025 oleh pemasok gas/KKKS hulu migas.

Corporate Secretary PT PGN Tbk Fajriyah Usman mengatakan bahwa hal ini berdampak pada pengaliran gas untuk sementara waktu kepada sebagian pelanggan gas PGN di wilayah Jawa Barat.

Kondisi ini, kata Fajriyah disebabkan oleh adanya pemeliharaan operasional tak terencana (unplanned) di beberapa pemasok gas serta beberapa rencana tambahan pasokan gas yang masih dalam progres.

Baca Juga: SKK Migas Sebut Potensi Produksi 100.000 Barel Minyak per Hari dari Sumur Rakyat

Mengingat PGN saat ini belum mendapatkan tambahan kargo LNG domestik untuk periode Agustus 2025 sebagai sumber alternatif lainnya.

“Karenanya kami telah menyampaikan kepada pelanggan terdampak untuk melakukan pengaturan pemakaian gas, dan bagi pelanggan dengan sistem dual fuel untuk sementara mempersiapkan bahan bakar lainnya sebagai energi pengganti,” kata Fajriyah dalam keterangannya, Kamis (14/8/2025).

Fajriyah melanjut, PGN bersama pemangku kepentingan terkait tengah melakukan langkah percepatan untuk memperoleh tambahan alokasi pasokan, termasuk LNG, dan menyalurkannya kembali kepada pelanggan secepat mungkin.

PGN juga menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang terjadi dan memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi kelancaran operasional pelanggan.

“PGN akan terus memberikan pembaharuan informasi secara berkala melalui saluran resmi perusahaan, serta memastikan koordinasi intensif agar pasokan dan layanan dapat segera pulih,” ujar Fajriyah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.