AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) memprediksi harga beras akan kembali turun dalam waktu dekat.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya telah melalukan pertemuan dan melakukan rapat dengan Perum Bulog membahas harga beras di Tanah Air.
Dalam pertemuan ini, Andi Amran menyampaikan adanya penurunan harga gabah di beberapa daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
“Artinya apa? Insyaallah dalam waktu dekat akan turun harga beras,” kata Andi saat ditemui di selepas konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 dikutip, Sabtu (16/8/2025).
Baca Juga: Kementan Temukan Beras Premium Palsu, Oplosan Capai 59 Persen
Diberitakan sebelumnya, Perum Bulog menyiapkan empat skema percepatan penyaluran beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna mengintervensi dan menekan harga beras di pasaran.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, penyaluran beras SPHP telah menjadi penugasan resmi yang harus segera dilaksanakan.
Skema pertama, kata dia, adalah distribusi langsung kepada pengecer pasar. Dalam mekanisme ini, pengecer diwajibkan menggunakan aplikasi SPHP untuk memastikan penyaluran sesuai aturan yang berlaku.
Skema kedua adalah pendistribusian melalui Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDMP). Volume penyaluran akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah, sehingga distribusi dapat lebih tepat sasaran.
Sementara itu, skema ketiga mencakup penyaluran melalui koperasi yang berada di bawah kementerian dan lembaga pemerintah, termasuk koperasi di lingkungan TNI dan Polri.
Skema keempat adalah melalui koperasi di badan usaha milik negara (BUMN). Beberapa yang sudah disiapkan antara lain koperasi PT Pos Indonesia, ID Food, dan PTPN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








