Kopdes Merah Putih Diarahkan Jadi Agen Ekonomi Strategis di Tingkat Desa

AKURAT.CO Pemerintah terus mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) untuk menjadi penggerak ekonomi lokal dengan menjalankan bisnis strategis, seperti agen LPG, pupuk, beras, dan minyak goreng.
Langkah ini diyakini akan memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa serta menekan ketergantungan pada rantai distribusi panjang.
Menteri Koperas, Budi Arie Setiadi mengungkapkan, setiap kopdes diarahkan untuk menentukan model usaha yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayahnya.
“Misalnya, kopdes ingin jadi agen pupuk, ya harus bikin proposal bisnis lengkap. Biar bank bisa lihat kelayakannya,” ujar Budi Arie, Kamis (10/7/2025), di Jakarta.
Baca Juga: Menkop Budi Tegaskan KopDes akan Jadi Pilar Ekonomi Nasional Mulai 2025
Dengan menjadi agen distribusi komoditas vital, koperasi diyakini dapat memainkan peran penting dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat desa.
“Kalau bisa didistribusikan langsung dari pusat ke koperasi, rantai distribusi akan lebih pendek. Harga bisa ditekan,” katanya.
Model ini sekaligus memberi peluang lapangan kerja baru dan menghidupkan kembali semangat gotong royong berbasis ekonomi desa.
Pemerintah juga tengah menyusun kebijakan agar produk-produk koperasi ini dapat masuk dalam katalog pengadaan pemerintah, sebagai pasar potensial jangka panjang.
Baca Juga: Menkop Budi Arie Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Terlibat di Program 3 Juta Rumah
Budi menegaskan bahwa koperasi tidak hanya sebagai entitas administratif, tetapi harus menjadi pelaku usaha aktif dan profesional.
“Ini perubahan. Pola pikir masyarakat harus berubah. Koperasi bukan lagi tempat simpan-pinjam saja, tapi jadi pelaku ekonomi,” katanya.
Hingga pertengahan tahun ini, program Kopdes Merah Putih telah menjangkau lebih dari 80 ribu desa dan kelurahan. Seluruh koperasi ditargetkan beroperasi aktif pada Desember 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








