Akurat

Taufik Hidayat hingga Anggawira Jadi Komisaris PLN EPI

Camelia Rosa | 10 Juli 2025, 15:33 WIB
Taufik Hidayat hingga Anggawira Jadi Komisaris PLN EPI

AKURAT.CO Mantan atlet bulu tangkis sekaligus Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat resmi ditunjuk menjadi salah satu Komisaris PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI). 

Selain Taufik, pemegang saham juga sepakat mengangkat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira sebagai salah satu komisaris anak usaha PLN yang bergerak di bidang pengadaan bahan bakar pembangkit listrik tersebut. 
 
Anggawira mengungkapkan, penunjukan dirinya dan Taufik dilakukan per akhir Juni 2025 lalu. "Ya betul. Siap akhir Juni lalu," ujarnya saat dikonfirmasi, dikutip Kamis (10/7/2025).
 
Anggawira mengungkapkan bahwa setidaknya terdapat tujuh pesan pemegang saham terhadap jajaran komisaris baru, antara lain memperkuat ketahanan pasokan energi primer nasional dengan memastikan keandalan pasokan batu bara, gas pipa dan LNG.
 
Kemudian energi primer lainnya untuk seluruh pembangkit PLN Grup, dengan skema kontrak jangka panjang, diversifikasi pemasok, dan pemetaan risiko logistik serta membangun buffer stock strategis, terutama untuk LNG dan batu bara, guna mengantisipasi disrupsi geopolitik atau bencana alam.
 
 
Kedua, mengoptimalkan portofolio energi primern dengan meakukan rebalancing bauran energi primer untuk menekan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik, dengan tetap memperhatikan kebijakan transisi energi nasional dan mendorong pemanfaatan energi primer domestik, termasuk batubara dalam negeri, gas nasional, dan potensi biomassa lokal.
 
Ketiga, melakukan efisiensi rantai pasok dan tata kelola niaga seperti meningkatkan efisiensi logistik dan tata kelola niaga energi primer, termasuk sistem digitalisasi pengadaan, transparansi harga, dan integrasi pengangkutan darat-laut. Selanjutnya melakukan evaluasi dan kembangkan skema aggregator pricing dan blended fuel untuk optimalisasi biaya bahan bakar.
 
Keempat, mempercepat pengembangan infrastruktur gas dan LNG dengan mempercepat pengembangan dan optimalisasi regasifikasi LNG, terminal LNG kecil, dan jaringan pipa gas, terutama di kawasan timur Indonesia serta menyiapkan strategi beyond pipeline: termasuk pengembangan CNG dan mini-LNG, serta kerja sama sinergis dengan BUMN dan swasta.
 
Kelima, mendukung transisi energi secara bertahap, keenam, melakukan transformasi digital dan tata kelola korporasi. Terakhir, melakukan sinergi strategis dan kemandirian energi nasional. 
 
Sebagai informasi, PT PLN Energi Primer Indonesia merupakan Sub-Holding PLN yang didirikan untuk memastikan ketersediaan pasokan suplai energi primer melalui Konsolidasi Proses Pengadaan & logistik, Pencarian Sumber Energi Primer serta Pengembangan Ekosistem yang resilient dan rantai pasok yang kuat.
 
Memiliki Visi menjadi perusahaan global dalam solusi energi primer terintegrasi. PLN EPI menyediakan berbagai jenis energi primer, termasuk batu bara, gas, BBM, dan biomassa untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik PLN. 
 
Pada 2024, perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp41,91 triliun. Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat atau tumbuh 107% dibandingkan 2023.
 
Capaian EBITDA PLN EPI sepanjang 2024 juga menunjukkan pertumbuhan yang solid. Tercatat EBITDA sebesar Rp 3,64 triliun, melonjak hampir tiga kali lipat dibanding capaian tahun 2022 sebesar Rp1,35 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2023, EBITDA tumbuh sekitar 50% dari Rp 2,42 triliun.
 
Sementara itu, laba bersih perusahaan berhasil tembus Rp 2,24 triliun, tumbuh 54% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,45 triliun. Kenaikan laba ini terutama didorong oleh realisasi pendapatan usaha yang melebihi target serta efisiensi biaya dalam penyediaan energi primer. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.