PLTS Jadi Andalan Pemerintah untuk Terangi 5.600 Desa dalam 5 Tahun ke Depan

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan seluruh desa yang belum teraliri listrik akan mendapatkan akses energi dalam lima tahun ke depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) akan menjadi solusi utama dalam mewujudkan target tersebut di wilayah pedesaan, pegunungan, dan pulau-pulau terpencil sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Tadi Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa dalam waktu 4-5 tahun, Insyaallah desa-desa yang tidak ada listrik akan kita pasang listriknya lewat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), kerjasama nanti swasta, PLN, sama negara (pemerintah)," jelas Bahlil dikutip Minggu (29/6/2025).
Baca Juga: Bahlil Lantik Rilke Jeffri Huwei Jadi Dirjen Gakkum Kementerian ESDM
Menurut Bahlil, saat ini masih terdapat sekitar 5.600 desa yang belum menikmati akses listrik. Ia menekankan bahwa negara harus hadir dalam memenuhi hak dasar warganya, termasuk hak atas energi.
Upaya ini juga merupakan wujud nyata pemerataan pembangunan dan keadilan sosial dari Aceh hingga Papua.
Langkah konkret sudah mulai terlihat. Sebanyak 47.383 rumah tangga di 47 desa dari 11 provinsi kini telah menikmati sambungan listrik baru melalui PLTS.
Baca Juga: DPR Desak ESDM Segera Bentuk Ditjen Gakkum untuk Awasi Tambang di Kaltim
Fasilitas ini diresmikan secara daring oleh Presiden Prabowo Subianto. Total terdapat 47 PLTS yang dibangun dalam kolaborasi antara Kementerian ESDM, pemerintah daerah, PLN, dan sektor swasta. Seluruh proyek ini memiliki kapasitas total sebesar 27,8 MW, terdiri dari 46 PLTS off-grid dan 1 PLTS on-grid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










