Akurat

Bahlil: Doa dan Ikhtiar Jadi Kunci Hadapi Kenaikan Harga Minyak Dunia

Camelia Rosa | 24 Juni 2025, 17:00 WIB
Bahlil: Doa dan Ikhtiar Jadi Kunci Hadapi Kenaikan Harga Minyak Dunia

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia buka suara mengenai adanya potensi kenaikan harga minyak dunia seiring memanasnya konflik antara Iran dan Israel.

"Kemarin saya ditanyakan tentang hal ini, katanya harga minyak akan potensi naik melebih asumsi di dalam APBN, saya katakan berdoa saja. Karena hanya doa dan ikhtiar kita secara internal, yang bisa menyelamatkan kita," ujarnya dalam acara Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 (JGF 2025) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Bahlil menegaskan, dalam situasi global yang tidak pasti, Indonesia tidak bisa berharap pada negara lain lantaran hampir semua negara tengah memprioritaskan kepentingannya sendiri.

Baca Juga: DPR Desak ESDM Segera Bentuk Ditjen Gakkum untuk Awasi Tambang di Kaltim

"Nah, terkait dengan ini, kita doakan aja agar perang ini selesail lah. Supaya harganya bisa stabil, jadi USD68 per barel sekarang ya, kemarin sudah di USD78 sampai USD79 per barel, USD67 per barel sekarang, wah ini semakin baik lagi, gitu," paparnya.

Bahlil juga menilai bahwa dinamika yang terjadi Timur Tengah sejatinya sangat dinamis lantaran terjadi hanya dalam hitungan hari.

"Jadi apa yang hari ini terjadi belum tentu besoknya seperti ini. Kita lihat perkembangannya lagi, baru kemudian kita bisa melakukan kajian," imbuhnya.

Namun demikian diakuinya, gejolak harga minyak ini sempat menjadi perhatian pemerinta saat konflik antara Israel dan Iran memanas.

Baca Juga: Wamen ESDM Sebut RI Bakal Pakai Teknologi dari Rusia dan China Untuk Pembangkit Nuklir

"Menyangkut dengan harga yang naik turun kemarin ketika terjadi Israel dan Iran, itu sempat khawatir kita. Beberapa menteri ekonomi di dunia, termasuk menteri energinya, kami juga berkomunikasi," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.