PIEP Catat Rekor Produksi Migas dan Efisiensi Tertinggi Sepanjang Sejarah

AKURAT.CO PT Pertamina Internasional EP (PIEP), bagian dari Regional Internasional Subholding Upstream Pertamina, mencatat pencapaian tertinggi sejak perusahaan berdiri pada 2014, dengan realisasi indikator kinerja utama (KPI) yang mencapai 110%.
PIEP berhasil melampaui target produksi migas tahun 2024. Produksi minyak tercapai hingga 111% dari target, terutama dari aset di Irak, Gabon, dan Angola.
Sementara itu, produksi gas berhasil menyentuh angka 151% dari target yang didorong oleh performa aset di Aljazair, Malaysia, dan Tanzania. Total produksi migas setara minyak mencapai 221 ribu barel per hari, atau 120% dari target RKAP 2024.
PIEP juga mencatatkan pertumbuhan cadangan terbukti (P1) sebesar 55 juta barel setara minyak (MMBOE), yang melampaui target awal sebesar 45 MMBOE.
Baca Juga: Kilang Pertamina Internasional Tingkatkan Kualitas SDM lewat Program TJSL
Komitmen PIEP terhadap pengembangan inovasi mendapat apresiasi nasional. Proyek ‘Akselerasi Produksi Gas 2.000 MMSCF melalui Batch Technique Workover’ di Blok H Deepwater Malaysia yang dikerjakan bersama PTTEP Thailand dan Petronas berhasil mendapatkan Dharma Karya ESDM Utama Level Award.
Proyek ini tidak hanya memperkuat eksistensi bisnis PIEP di Malaysia, tetapi juga menekan biaya hingga USD 55,3 juta serta menghasilkan tambahan pendapatan sebesar USD 7,28 juta.
Selama tahun buku 2024, PIEP berhasil meraih skor 86,296 dalam evaluasi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan memperoleh predikat Sangat Baik.
Selain itu, perusahaan mempertahankan nihil kecelakaan kerja (LTI) dan nihil insiden tercatat (TRIR), dengan total jam kerja aman mencapai 36,941 juta dari 438 personel.
Komisaris Utama PIEP, Dharmawan H. Samsu menegaskan, meski hasilnya positif, budaya keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
"Kami terus mengingatkan seluruh insan PIEP untuk selalu patuh terhadap prosedur keselamatan demi kelangsungan operasi dan keselamatan bersama," jelasnya, dikutip Minggu (22/6/2025).
Selama 2024, PIEP berhasil melakukan efisiensi biaya lebih dari USD 174 juta, setara 25% dari total efisiensi biaya Subholding Upstream Pertamina yang mencapai USD 669 juta. Atas kinerja ini, PIEP meraih dua Optimus Awards dari PT Pertamina (Persero).
Baca Juga: Kilang Pertamina Internasional Mulai Uji Coba Produksi Bioavtur Berbahan Minyak Jelantah
Plt Direktur Utama PIEP, Julius Wiratno mengatakan, capaian positif PIEP merupakan bagian nyata dari kontribusi terhadap ketahanan dan kemandirian energi nasional.
"Kami mengusung semangat Bring the Barrel Home, yakni mengembalikan hasil produksi migas luar negeri untuk kebutuhan domestik, serta Bring Values Home, dengan menjual ke pasar internasional demi menciptakan nilai tambah bagi bangsa," jelas Julius.
"Seluruh pencapaian tersebut selaras dengan semangat Asta Cita untuk membangun kedaulatan energi di tanah air," tukas Julius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










