Akurat

Di Hadapan DPR, Bos MIND ID Pastikan Perkuat Tata Kelola Timah

Camelia Rosa | 15 Mei 2025, 10:55 WIB
Di Hadapan DPR, Bos MIND ID Pastikan Perkuat Tata Kelola Timah

AKURAT.CO MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia mendorong penguatan tata kelola mineral timah nasional melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Upaya ini dilakukan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi nasional dalam upaya meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral Indonesia di dalam negeri.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan posisi Indonesia dalam rantai pasok timah global sangat kuat karena menjadi salah satu produsen terbesar setelah Cina dan Peru.

"Dengan produksi timah yang signifikan, Indonesia berpeluang besar mengembangkan industri secara berkelanjutan serta memainkan peran kunci dalam rantai pasokan global," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI, Rabu (14/5/2025).

Baca Juga: MIND ID Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Optimalkan Nilai Tambah

Maroef pun menyambut baik inisiatif dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memberi dukungan pada penguatan tata kelola hulu, niaga, dan industri timah nasional guna mampu menciptakan ekosistem yang mendukung penguatan program hilirisasi serta posisi Indonesia di rantai pasok timah global.

MIND ID sebagai holding yang memayungi PT Timah Tbk konsisten melanjutkan perbaikan tata kelola di internal perusahaan dan Grup Holding.

"Dalam menyempurnakan tata kelola timah yang lebih baik, perlu dilakukan koordinasi antar Kementerian dan Lembaga untuk memformulasikan peraturan dan regulasi yang tepat serta mencapai tujuan hilirisasi komoditas timah di Indonesia," paparnya.

Maroef berpendapat perbaikan tata kelola dan regulasi timah nasional akan semakin memberi dampak positif pada penguatan kinerja operasional dan kontribusi Grup MIND ID kepada negara.

Terlebih, pada harga rata-rata timah dunia pada terus menunjukkan tren penguatan dan telah menjadi katalis positif bagi penguatan kinerja TIMAH selama 2024.

Baca Juga: MIND ID Dorong Pengolahan Timah, Perkuat Ekonomi Nasional

Harga timah dunia dari harga rata-rata USD26.583/ton pada tahun 2023 naik menjadi harga rata-rata USD31.164/ton pada tahun 2024. EBITDA TIMAH pada 2024 pun tercatat melonjak 396% menjadi Rp2,71 triliun, dan laba bersih tumbuh signifikan menjadi Rp1,19 triliun.

"Tata kelola dan regulasi merupakan isu yang terus menjadi perhatian utama kami dalam pengelolaan sumber daya alam mineral kelolaan. Kami siap untuk berkolaborasi dan tentunya menjadi garda terdepan yang menggerakkan tata kelola pertambangan yang bersih, transparan, dan berorientasi masa depan," pungkas Maroef.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama TIMAH Restu Widiyantoro menyampaikan perusahaan konsisten untuk terus memperkuat penerapan good mining practice (GMP) dalam setiap kegiatan pertambangan timah, mulai dari eksplorasi, penggalian, pengolahan hingga reklamasi.

Dalam penerapan tata kelola secara terintegrasi, TIMAH juga memperkuat pendekatan kolaboratif bersama masyarakat lokal untuk bersama-sama mendorong praktik pertambangan yang legal dan berkelanjutan.

"Kami akan pastikan setiap kegiatan pertambangan memiliki rencana kegiatan pasca tambang dengan implementasi tata kelola yang baik, sehingga nilai manfaat dari timah dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh negara dan masyarakat Indonesia," jelas Restu.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.