AKURAT.CO Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta maaf kepada para pengemudi ojek online (ojol) lantaran pelaksanaan bonus hari raya (BHR) yang belum optimal.
"Saya juga mohon maaf kalau BHR kemarin, saya dan Pak Wamen itu belum optimal," ujar Yassierli dalam acara diskusi publik bersama puluhan pengemudi ojol yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Yassierli menuturkan, pelaksanaan BHR belum optimal dikarenakan pembasahannya dilakukan dalam waktu yang singkat. Terlebih, pihaknya juga mempertimbangkan kondisi keuangan aplikator yang tidak fleksibel sehingga harus segera membuat keputusan.
"Semakin lama kita memutuskan waktu itu, kondisi finansial dari aplikatornya juga semakin tidak fleksibel," imbuhnya.
Kebijakan pemberian BHR juga diakui Yassierli menjadi perdebatan di kalangan akademisi. Sebab, menurut para akademisi tidak ada negara yang menerapkan kebijakan BHR untuk pekerja berstatus mitra.
Namun Yassierli menegaskan bahwa pemberian tunjangan di hari raya merupakan kearifan lokal Indonesia, tak perlu disandingkan dengan teori-teori manajemen.
"Saya katakan, saya sudah selesai dengan teori manajemen apapun. Dan ternyata saya melihat ada hal yang berbeda, dan itu adalah keunggulan kita, bahwa kita memiliki yang disebut dengan kearifan lokal. Sehingga kalau sudah bicara kearifan lokal, saya lebih cenderung tidak bicara regulasi. Makanya kemarin kita muncul dengan himbauan," tukas Yassierli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik









