Legislator Tegaskan Hilirisasi Jangan Terkendala Zero Emission

AKURAT.CO Anggota Komisi XII DPR RI, Totok Daryanto menegaskan jangan sampai karena persoalan ingin mencapai nol emisi yang dilepaskan ke atmosfer (zero emission) malah mempersulit untuk percepatan hilirisasi. Pihaknya menegaskan tetap ingin peningkatan energi, tetapi persoalan ekonomi juga harus dicapai.
"Dengan kata lain, jangan sampai karena butuh energi bersih, tapi pasar domestik atau energi kita malah kosong. Meskipun memang idealnya, pasar domestik terpenuhi, ekonomi meningkat, namun tetap mengusung energi bersih dengan zero emission," jelas Totok, dikutip dari laman resmi DPRI RI, Minggu (20/4/2025).
Demikian diungkapkan Totok menyusul terungkapnya kebutuhan energi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk proses produksinya. Di mana selama ini salah satunya mengandalkan debit air dari Danau Toba sebagai PLTA (pembangkit listrik tenaga air).
Baca Juga: Andi Sinulingga: Pemuda AMPI Harus Jadi Motor Hilirisasi untuk Kesejahteraan Rakyat
Sayangnya, saat ini di kawasan danau Toba didirikan banyak bangunan untuk fasilitas wisata. Hal tersebut tentu selain berisiko terhadap lingkungan pemukiman warga sekitar, juga berpengaruh pada industri yang sedang berjalan. Termasuk PLTA yang menjadi pembangkit listrik PT Inalum dalam proses produksinya.
Sementara, lanjut Totok, kebutuhan domestik aluminum Indonesia sebesar 1,2 juta ton per tahun. Sedangkan kemampuan PT Inalum ini hanya menyuplai sekitar 275 ribu per tahun. Sehingga, terdapat gap kebutuhan yang masih sangat besar di dalamnya. Terlebih lagi, Presiden Prabowo Subianto memiliki visi pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen per tahun. Di mana salah satunya dengan meningkatkan pasar domestik melalui hilirisasi industri.
"Inalum harus mengejar kebutuhan domestik tersebut. Dan menurut saya, Kita dalam rangka mempercepat industrialisasi jangan terkendala soal zero emission. Apa yang kita punya, kita buat, kalau di situ yang mungkin bisa dilakukan adalah menggunakan PLTA ada hambatan lain, ya gunakan batu bara," ungkap Politisi Fraksi PAN ini.
Baca Juga: 75 Tahun Hubungan Indonesia-China, Kadin Dorong Sinergi Strategis Hilirisasi Bernilai Tambah
Di sisi lain, Totok juga berharap agar masyarakat dan pelaku bisnis, melalui pemerintah daerah (Pemda) setempat, mendapat sosialisasi terkait aturan kegiatan di sekitar danau Toba.
"Apalagi PT Inalum memiliki kepentingan atas tinggi muka air (TMA) Danau Toba sepanjang tahun, baik pada musim kering dan musim hujan agar ketersediaan air bagi pembangkit listrik dapat terjaga keberlangsungannya," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








