Profil BKI, BUMN Holding Operasional Danantara dengan Aset Kurang dari Rp10 Triliun
Camelia Rosa | 24 Maret 2025, 14:20 WIB

AKURAT.CO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menunjuk PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI sebagai perusahaan holding operasional.
Hal ini ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 22 Maret 2025 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negra RI ke dalam Modal Saham Perusahaan (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia untuk Pendirian Holding Operasional.
Lewat beleid ini, pemerintah pun mengalihkan semua saham seri B tujuh BUMN berstatus perusahaan terbuka ke BKI.
Ketujuh BUMN yang sahamnya telah berlaih dari Negara RI ke BKI diantaranya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR).
Profil BKI
Dikutip laman resminya, Senin (24/3/2025), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Indonesia didirikan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 1 Juli 1964 sebagai sebuah perusahaan negara (PN). Pada tahun 1977, status perusahaan Biro Klasifikasi Indonesia diubah menjadi persero.
Tahun 2021, pemerintah Indonesia meresmikan PT Biro Klasifikasi Indonesia sebagai induk holding BUMN jasa survei yang beranggotakan Sucofindo dan Surveyor Indonesia. Pada bulan Desember 2021, perusahaan ini meluncurkan "IDSurvey" sebagai identitas dari holding.
Berdasarkan laporan tahunan 2023, total aset IDSurvey ini mencapai Rp8,7 triliun, atau naik dari Rp7,9 triliun pada 2022 dan Rp7,3 triliun pada 2021. Sementara, pendapatan konsolidasi sebesar Rp5,91 triliun, naik dari Rp5,54 triliun pada 2022. Lalu laba bersih tercatat sebesar Rp737,83 miliar, naik dari Rp646,30 pada 2022.
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) telah menjadi badan klasifikasi ke-4 di Asia setelah Jepang, China dan Korea, dan menjadi satu-satunya badan klasifikasi nasional yang bertugas untuk mengklasifikasikan kapal-kapal niaga Negara Republik Indonesia dan kapal-kapal asing yang secara reguler beroperasi di perairan Indonesia.
Adapun tujuan klasifikasi yang dilakukan oleh PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) merupakan pengklasifikasian kapal berdasarkan konstruksi lambung, mesin dan listrik kapal dengan tujuan memberikan penilaian teknis atas layak atau tidaknya kapal tersebut untuk berlayar.
Saat ini, Arisudono Soerono menjabat sebagai Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) serta memimpin BUMN Jasa Survei berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) nomor SK-288/MBU/12/2022.
Arisudono Soerono merupakan sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Masters of Business Administration (MBA) dari London Business School. Walaupun beliau memiliki latar belakang pendidikan Teknik Kimia, Arisudono memiliki perjalanan karir di berbagai industri di bidang manajemen dan finansial.
Arisudono memulai karirnya sebagai Management Associate di Citibank. Kemudian berpindah fokus menjadi konsultan di Accenture di Jakarta dan Seoul, dan juga sebagai Investment Banker di Credit Suisse First Boston di kota London.
Ketika ia kembali ke Indonesia, Arisudono bergabung di perusahaan jasa transportasi dan logistik sebelum menjadi Direktur Keuangan di Blue Bird. Kemudian ia menjadi Direktur Keuangan sebelum diangkat menjadi Direktur Utama di Indonesia Infrastructure Finance (IIF).
Ia kemudian berpindah ke bidang energi sebagai Direktur Keuangan di Paiton Energy dan Managing Director/Country Head di Vena Energy sebelum bergabung kembali ke perusahaan BUMN menjadi Direktur Utama PT Pengelola Aset.
Setelah itu, Arisudono ditunjuk sebagai Direktur utama PT Danareksa yang menjadi perusahaan holding untuk PPA dan 15 anak perusahaan lainnya, sebelum ditunjuk untuk memimpin IDSurvey.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










