AKURAT.CO Kilang Pertamina Internasional (KPI) Memastikan proyek Grass Root Refinery Tuban (GRR Tuban) masih bekerja sama dengan perusahaan Rusia, Rosneft.
Corporat Secretary KPI, Hermansy Y Nasroen menungkapkan, saat ini pihaknya masih fokus pada penyelesain Revamping Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dan GRR Tuban tersebut di tahun ini.
"Sampai saat ini, Pertamina masih bersama Rosneft. Terlepas dari urusan sanksi. Kita kan ada JV dengan Rosneft. Kita masih bersama dia, masih terikat dengan JV itu," jelasnya dikutip Rabu (12/3/2025).
Baca Juga: Pertamina NRE Gandeng Perusahaan Arab Bakal Kembangkan Energi Kilang Tuban
Ia pun berharap proyek ini dapat mengalami progres yang signifikan di tahun ini, yaitu merampungkan tahapan Final Investment Decision (FID).
Pasalnya, target penyelesaian GRR Tuban ini maju di Juli 2025 setelah kunjungan Menteri ESDM beberapa waktu lalu. Padahal, proyek ini awalnya ditargetkan rampung di September 2025.
Oleh sebab itu, Hermansyah memastikan Pertamina terus membangun komunikasi yang intensif dengan pihak Rosneft sehingga segala keputusan terkait proyek ini juga akan diputuskan secara bersama-sama.
Namun demikian diakuinya, proyek ini memang mengalami keterlambatan saat tahapan tender EPC. Hal inilah yang akhirnya membuat proses FID tersebut menjadi lebih lama dari target yang ditetapkan.
Sehingga menurutnya tidak ada kendala lain yang menghambat keberlanjutan proyek ini.
Hermansyah juga menekankan bahwa tidak ada intervensi yang diperlukan dari pemerintah lantaran kerja sama ini berjalan secara business to business.
Sebagi informasi, Pertamina dan Rosneft memang telah membangun perusahaan patungan itu pada November 2017 lalu dengan nama PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) untuk proyek GRR Tuban. Sebanyak 55% saham dipegang Pertamina dan 45 sisanya milik Rosneft.
Sayangnya, proyek ini sempat terkendala konflik geopolitik yang pecah antara Rusia-Ukraina dan kaitannya dengan sanksi dari Amerika Serikat (AS). Bahkan, sempat ada isu pergantian mitra di GRR Tuban menggantikan Rosneft.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 730 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 8Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot








