Akurat

Pertamina NRE Gandeng Perusahaan Arab Bakal Kembangkan Energi Kilang Tuban

| 15 November 2022, 09:00 WIB
Pertamina NRE Gandeng Perusahaan Arab Bakal Kembangkan Energi Kilang Tuban

AKURAT.CO, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), bersama perusahaan listrik asal Arab Saudi (ACWA Power) resmi menandatangani joint development agreement (JDA) untuk Pasokan Utilitas Inti Proyek Grass Root & Petrokimia Tuban.

Pendandatangan tersebut dalam upaya penyediaan pembangkit tenaga listrik, uap, dan air di proyek Grass Root Refinery and Petrochemical (GRR&P) Tuban, Jawa Timur.

Penandatanganan JDA ini dilakukan oleh CEO PNRE Dannif Danusaputro dan CEO ACWA Power Paddy Padmanathan selaku Presiden, dalam acara B20 Summit Day 1, di Bali.

Dalam kesepakatan itu turut serta disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Arifin Tasrif, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Arsjad Rasjid, Ketua Umum B20 Indonesia, Shinta Kamdani, dan CEO & Presiden Direktur Pertamina, Nicke Widyawati.

Diketahui bahwa ruang lingkup kerjasama JDA ini meliputi pengembangan pembangkit listrik berkapasitas 575 MW, pembangkit uap berkapasitas 3.288 ton per jam, dan pabrik desalinasi air berkapasitas 12.000 ton per jam.

Proyek ini merupakan salah satu proyek strategis nasional Indonesia dalam rangka membangun ketahanan energi nasional dan memajukan industri petrokimia dalam negeri.

Proyek ini akan memasok Tuban Grass Root Refinery and Petrochemical (GRR&P), proyek PT Pertamina Rosneft Pengolahan & Petrokimia (PRPP), yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur.

Proyek GRR&P Tuban merupakan kerjasama strategis dimana Pertamina NRE akan mendukung proyek GRR&P Tuban untuk membangun ketahanan energi nasional dan industri petrokimia dalam negeri.

“Dan memiliki mitra strategis yang bereputasi sangat penting dalam hal transfer teknologi. Kami yakin dengan kerja sama bersama ACWA Power akan menciptakan nilai yang signifikan,” kata CEO Pertamina NRE, Dannif Danusaputro.

Wakil Ketua dan Kepala Eksekutif, Daya ACWA, Paddy Padmanathan mengatakan bahwa perusahaannya sebagai pendorong transisi energi. Oleh karena itu ia berharap dapat berkolaborasi dengan Pertamina NRE dengan memanfaatkan keahlian pengembangan desalinasi air dan energi baru yang luas untuk memberikan hasil yang baik.

“Dengan strategi implementasi perubahan iklim di puncak kesadaran global, pendekatan terpadu yang dapat memungkinkan dekarbonisasi dengan cara yang bertanggung jawab dan andal adalah kunci untuk mengurangi dampak industri padat karbon,” kata Paddy Padmanathan, Wakil Ketua dan Kepala Eksekutif, Daya ACWA.

Perlu diketahui, pembangkit listrik dari proyek ini merupakan bagian dari solusi rendah karbon. Mengembangkan solusi rendah karbon merupakan salah satu fokus bisnis Pertamina NRE, seiring dengan pengembangan energi terbarukan, dan membangun bisnis masa depan.

Selain itu, Pertamina NRE berada di garis depan untuk membangun bisnis hijau dan mengembangkan inisiatif dekarbonisasi. Pertamina NRE juga tetap berkomitmen untuk mendukung emisi nol bersih nasional pada tahun 2060. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.