Akurat Logo

Investasi Energi Terbarukan Jalan di Tempat, RI Harus Berani Ambil Langkah Besar

Demi Ermansyah | 27 Februari 2025, 23:27 WIB
Investasi Energi Terbarukan Jalan di Tempat, RI Harus Berani Ambil Langkah Besar

AKURAT.CO Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menegaskan bahwa Indonesia harus berani mengambil langkah besar dalam investasi energi baru terbarukan (EBT).

Dimana menurutnya, meski penuh tantangan dan berisiko tinggi, sektor ini adalah masa depan yang harus segera dimanfaatkan.

"Investasi energi terbarukan memang tidak mudah. Teknologi yang digunakan cukup canggih, modal yang dibutuhkan besar, dan risikonya juga tinggi. Tapi ini adalah tantangan yang harus kita hadapi kalau ingin mencapai kemandirian energi," ujar Todotua di Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga: Menteri Rosan: Prancis Lirik Sektor Energi Terbarukan RI

Todotua mengakui bahwa ada banyak faktor yang perlu diperhatikan sebelum masuk ke investasi ini. Namun, situasi global saat ini justru menuntut Indonesia untuk semakin serius mengembangkan energi ramah lingkungan.

Salah satu potensi terbesar yang dimiliki Indonesia adalah energi panas bumi.

"Indonesia punya cadangan panas bumi terbesar kedua di dunia. Hampir seluruh wilayah kita dilalui jalur gunung berapi, ini adalah keuntungan yang harus kita manfaatkan," katanya.

Selain itu, secara keseluruhan, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan sebesar 3.700 gigawatt. Sayangnya, dari angka tersebut, yang baru dimanfaatkan hanya 0,39% atau sekitar 14,4 gigawatt.

"Ini peluang besar buat kita. Dunia saat ini sudah bergerak ke arah energi bersih. Kalau kita tidak segera masuk, kita bisa tertinggal," tambahnya.

Untuk memastikan transisi energi ini berjalan dengan baik, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah mendorong investasi dengan memberikan kepastian regulasi dan membuka peluang lebih besar bagi investor lokal maupun asing.

"Kita sudah punya konsep Danantara, yaitu strategi kemandirian dalam investasi. Ini akan jadi dasar kita dalam mengembangkan energi terbarukan ke depan," ucapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.