Akurat

Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Kadin Minta Peran Lebih Besar

Yosi Winosa | 19 Januari 2025, 20:27 WIB
Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Kadin Minta Peran Lebih Besar

AKURAT.CO Ketua Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani, berharap organisasi yang menaungi pelaku usaha ini dapat diberikan peran lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% per tahun.

“Kiranya Kadin diberikan peran yang lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah, menjalankan program-program pemerintah, dan tentunya mencapai target 8 persen pertumbuhan ekonomi,” ujar Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jakarta, Minggu (19/1/2025). 
 
Rosan menegaskan bahwa peran Kadin sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 dapat dioptimalkan dalam mengembangkan dunia usaha. Ia menilai, Kadin memiliki kapasitas untuk menjadi jembatan antara pemerintah dan sektor usaha dalam memperkuat perekonomian nasional.  
 
 
Menurut Rosan, Kadin tidak hanya berperan penting bagi dunia usaha besar, tetapi juga memberikan manfaat signifikan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Kadin dapat memberikan asas manfaat yang besar, tidak hanya kepada dunia usaha, tapi juga UMKM dan seluruh rakyat Indonesia,” kata Rosan.  
 
Dalam forum tersebut, Rosan juga menyampaikan bahwa dinamika yang sempat terjadi di Kadin Indonesia telah diselesaikan secara damai. Ia menyebut bahwa acara konsolidasi berjalan lancar dengan dihadiri 35 Ketua Kadin Provinsi serta 60 asosiasi usaha yang mewakili 240 asosiasi di bawah Kadin.  
 
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan hadir dan memberikan dukungan kepada Kadin. Kehadiran beliau menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus bersinergi,” ujar Rosan.  
 
Pada kesempatan tersebut, Anindya Novyan Bakrie dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, sementara M. Arsjad Rasjid dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam mewujudkan visi dan misi Kadin.  
 
Rosan menekankan bahwa filosofi persatuan yang selalu ditekankan Presiden menjadi landasan utama dalam organisasi Kadin. “Kadin selalu mengutamakan persatuan dan persaudaraan. Semua elemen di Kadin harus bersinergi dan berkolaborasi agar hasil yang maksimal dapat tercapai,” tambahnya.  
 
Lebih lanjut, Rosan mengapresiasi semangat seluruh peserta Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia yang ia nilai luar biasa. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam membawa Kadin terus maju.  
 
Dengan konsolidasi yang telah dilakukan, Kadin Indonesia diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong berbagai program pembangunan ekonomi, termasuk upaya meningkatkan peran UMKM dalam rantai pasok nasional. Dukungan pemerintah dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.  
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa