Reto Marsudi dan Arianti Anaya Jadi Komisaris Bundamedik (BMHS)
Hefriday | 20 Desember 2024, 20:03 WIB

AKURAT.CO Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi resmi ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk (BMHS) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Selain Retno, RUPSLB juga menunjuk Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Arianti Anaya, sebagai Komisaris Independen Bundamedik.
Retno dikenal sebagai diplomat senior dengan pengalaman luas di bidang kesehatan, khususnya isu kesejahteraan ibu dan anak. Selama pandemi Covid-19, ia memimpin berbagai upaya diplomasi untuk mendapatkan akses vaksin secara adil bagi Indonesia dan memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan kesehatan global.
Komisaris Utama Bundamedik, Ivan Rizal Sini, menyatakan keyakinannya terhadap jajaran kepemimpinan baru ini.
"Kami yakin bahwa jajaran kepemimpinan yang diperkuat oleh para profesional dari berbagai disiplin mampu membawa Bundamedik menghadapi tantangan industri kesehatan yang dinamis dan terus mendukung fokus kami pada pertumbuhan berkelanjutan," katanya dalam pernyataan resmi, Jumat (20/12/2024).
PT Bundamedik Tbk adalah penyedia layanan kesehatan terkemuka di Indonesia yang menaungi beberapa rumah sakit, seperti Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Jakarta, Rumah Sakit Umum Bunda Jakarta, RSU Bunda Margonda, RSU Bunda Padang, dan RSIA Bunda Ciputat.
Dengan komitmen untuk memberikan layanan kesehatan keluarga unggulan, perusahaan ini bertekad untuk terus relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Retno Marsudi dinilai dapat memberikan perspektif strategis dalam menghadirkan layanan kesehatan yang holistik dan komprehensif. "Pengalaman Retno di bidang kesehatan global akan menjadi nilai tambah bagi Bundamedik dalam upayanya memberikan layanan kesehatan keluarga yang inovatif dan terintegrasi," tambah Ivan.
Di sisi lain, Arianti Anaya, yang juga ditunjuk sebagai Komisaris Independen, memiliki latar belakang yang kuat dalam sistem kesehatan nasional. Selama berkarier di Kemenkes, ia telah memimpin berbagai unit utama yang berfokus pada pengelolaan layanan kesehatan.
Arianti diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif dalam ekosistem Bundamedik.
Direktur Utama Bundamedik, Agus Heru Darjono, menegaskan bahwa formasi kepemimpinan baru ini akan memperkuat visi perusahaan. "Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, Bundamedik memperkokoh misinya untuk menjadi ekosistem penyedia layanan kesehatan yang inovatif dan berkelanjutan di Indonesia," jelasnya.
Menjelang tahun 2025, Bundamedik memantapkan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kesehatan unggulan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kombinasi pengalaman Retno di sektor diplomasi global dan keahlian Arianti dalam sistem kesehatan nasional diharapkan mampu membawa perusahaan ke level yang lebih tinggi.
Kehadiran Retno dan Arianti dalam jajaran kepemimpinan Bundamedik mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus beradaptasi dengan dinamika industri kesehatan. Dengan formasi kepemimpinan yang kuat, Bundamedik optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan kesehatan keluarga yang terpercaya di Indonesia.
Melalui kolaborasi antara keahlian manajemen, pengalaman diplomasi, dan inovasi layanan kesehatan, PT Bundamedik Tbk siap menghadapi tantangan sekaligus memperluas kontribusinya terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










