Dukung Target Swasembada Pangan Pemerintah, Siemens Berkolaborasi dengan Sinar Mas Agro (SMART)
Hefriday | 28 Oktober 2024, 22:52 WIB

AKURAT.CO PT Siemens Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam proses manufaktur perusahaan tersebut.
Langkah ini untuk mendukung target pemerintah Indonesia mencapai swasembada pangan dalam waktu 4 hingga 5 tahun ke depan. Menurut Presiden Direktur dan CEO Siemens Indonesia, Surya Fitri, kolaborasi ini akan membantu SMART dalam mengadopsi teknologi Industri 4.0, yang melibatkan pertukaran data dan wawasan bisnis, serta panduan implementasi yang komprehensif.
"Melalui transformasi digital ini, kami mendukung SMART untuk menghasilkan produk minyak kelapa sawit dan minyak nabati lainnya yang berkualitas tinggi serta kompetitif," ujar Surya di Jakarta Senin (28/10/2024).
Baca Juga: Kemenperin Terus Dukung Industri Oleokimia Agar Produktif, Begini Strateginya
Surya menjelaskan bahwa Siemens juga akan menyediakan konsultasi dan panduan yang menentukan peta jalan transformasi digital SMART. “Kami yakin, digitalisasi akan meningkatkan pengalaman konsumen dan memungkinkan SMART memanfaatkan sepenuhnya potensi Industri 4.0, yang pada gilirannya mendukung ketahanan pangan dan energi Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, kerja sama ini memberikan kesempatan bagi karyawan SMART untuk mengembangkan keterampilan digital mereka melalui program pelatihan SITRAIN yang disediakan oleh Siemens. Program ini diharapkan dapat membantu mereka beradaptasi dengan perubahan digital dalam berbagai tahap pertumbuhan perusahaan.
Herriadie Mochtar, Head of Engineering and Project Management SMART, menyatakan bahwa penyempurnaan peta jalan merupakan langkah awal dalam perjalanan transformasi ini. "Peta jalan digital ini akan mencakup berbagai fase dari uji coba hingga pengembangan tujuan akhir, dengan evaluasi dan peningkatan yang dilakukan secara berkala," jelasnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing SMART dan memperluas pangsa pasar perusahaan di industri oleokimia. Herriadie juga menekankan pentingnya praktik bisnis yang bertanggung jawab dalam mencapai ketahanan pangan dan keberlanjutan, yang selaras dengan tujuan kemitraan tersebut.
Surya menjelaskan bahwa Siemens juga akan menyediakan konsultasi dan panduan yang menentukan peta jalan transformasi digital SMART. “Kami yakin, digitalisasi akan meningkatkan pengalaman konsumen dan memungkinkan SMART memanfaatkan sepenuhnya potensi Industri 4.0, yang pada gilirannya mendukung ketahanan pangan dan energi Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, kerja sama ini memberikan kesempatan bagi karyawan SMART untuk mengembangkan keterampilan digital mereka melalui program pelatihan SITRAIN yang disediakan oleh Siemens. Program ini diharapkan dapat membantu mereka beradaptasi dengan perubahan digital dalam berbagai tahap pertumbuhan perusahaan.
Herriadie Mochtar, Head of Engineering and Project Management SMART, menyatakan bahwa penyempurnaan peta jalan merupakan langkah awal dalam perjalanan transformasi ini. "Peta jalan digital ini akan mencakup berbagai fase dari uji coba hingga pengembangan tujuan akhir, dengan evaluasi dan peningkatan yang dilakukan secara berkala," jelasnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing SMART dan memperluas pangsa pasar perusahaan di industri oleokimia. Herriadie juga menekankan pentingnya praktik bisnis yang bertanggung jawab dalam mencapai ketahanan pangan dan keberlanjutan, yang selaras dengan tujuan kemitraan tersebut.
"Kami ingin memastikan bahwa kontribusi kami tidak hanya menguntungkan perusahaan tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas," tukas Herriadie.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










