Akurat

IIGCE 2024 Bidik Investasi USD3,7 Miliar

Demi Ermansyah | 17 September 2024, 11:48 WIB
IIGCE 2024 Bidik Investasi USD3,7 Miliar

AKURAT.CO Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2024 menghadirkan potensi investasi senilai USD3,7 miliar setara Rp57,02 triliun (kurs Rp15.410) melalui berbagai perjanjian kerja sama yang rencananya ditandatangani selama event berlangsung.

“Kami berharap melalui acara ini, kita dapat mengembangkan berbagai inovasi dan kolaborasi yang dapat mempercepat pengembangan energi panas bumi di Indonesia,” kata Ketua Panitia Pelaksana IIGCE 2024, Boyke Bratakusuma dalam keterangan tertulis, Selasa (17/9/2024).

Ia menyatakan bahwa konvensi tersebut juga akan memamerkan berbagai inovasi teknologi, seperti Enhanced Geothermal Systems (EGS), dan pemanfaatan panas bumi untuk aplikasi langsung, misalnya untuk pemanasan dan pendinginan.

Selain itu, akan diselenggarakan pula diskusi mengenai pendanaan, kebijakan, dan regulasi pendukung yang diharapkan dapat memberikan solusi konkret untuk mengatasi berbagai hambatan pengembangan energi geothermal saat ini.

Boyke menuturkan bahwa meskipun dengan tantangan yang ada, terdapat optimisme yang tinggi bahwa energi panas bumi dapat memainkan peran penting dalam transisi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau.

 
Pihaknya pun berharap IIGCE 2024 dapat menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan pengembangan energi panas bumi dan memaksimalkan potensi yang ada demi masa depan yang lebih berkelanjutan.

“IIGCE 2024 akan menjadi titik temu strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi pandangan dan solusi dalam merumuskan tantangan pengembangan panas bumi di Indonesia, sehingga, panas bumi nantinya dapat dimanfaatkan untuk mencapai target net zero pada 2060 atau lebih cepat”, ucapnya.

Pada perhelatan konvensi tersebut juga akan ada peluncuran Commercial Operation Date (CoD) yang akan menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) terpasang sebesar 922,6 Megawatt (MW).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.