Akurat

Jalin Kolaborasi, Pegadaian dan Persit KCK PCBS Kopassus Luncurkan Program untuk Pengelolaan Sampah Lebih Baik

Mukodah | 2 Agustus 2024, 18:13 WIB
Jalin Kolaborasi, Pegadaian dan Persit KCK PCBS Kopassus Luncurkan Program untuk Pengelolaan Sampah Lebih Baik

AKURAT.CO PT Pegadaian bekerja sama dengan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus meluncurkan program Bank Sampah Kopassus di Balai Komando Kopassus, Jakarta, pada Kamis (1/8/2024).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus dalam pengelolaan sampah rumah tangga, melalui inovasi Bank Sampah.

Acara ini dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus, Ria Djon Afriandi, beserta anggota dan Ketua Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP), Hesti Damar, yang didampingi anggota IIKP lainnya.

Kegiatan turut dihadiri 1.000 peserta yang merupakan anggota Persit, pasukan militer dan guru sekolah di lingkungan Kopassus, Cijantung.

"Program ini adalah langkah nyata dalam edukasi pengelolaan sampah di masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memperkenalkan cara memilah sampah yang benar tetapi juga memberikan pemahaman tentang manfaat ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik, yakni melalui Tabungan Emas Bank Sampah," jelas Ketua IIKP Pusat PT Pegadaian, Hesti Damar, melalui keterangan yang diterima, Jumat (2/8/2024).

Baca Juga: Viral Ceramah Mamah Dedeh Soal Mertua yang Kesal karena Sikap Menantunya

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus, Ria Djon Afriandi, menyatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus terhadap permasalahan sampah dan pentingnya edukasi pengelolaan sampah yang baik.

Menurutnya, selain kegiatan memilah sampah bermanfaat, program memilah sampah menabung emas melalui Tabungan Emas Pegadaian juga sangat bermanfaat.

"Saya tidak di-endorse oleh Pegadaian tapi saya nasabah dari tahun 2016. Sedikit demi sedikit saya menabung emas, berapa pun nominalnya saya menabung emas. Saat ini juga sudah ada aplikasi Pegadaian Digital, sehingga saya tidak perlu ke kantor Pegadaian, saya bisa membeli Tabungan Emas di mana saja. Saya juga membuatkan Tabungan Emas untuk anak saya. Ketika suatu saat dia membutuhkan, Tabungan Emas bisa langsung digunakan," Ria memaparkan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), Indonesia menghasilkan 31,44 juta ton sampah sepanjang tahun 2023, namun hanya 15,74 juta ton yang berhasil dikelola.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 49,5 persen berasal dari sampah rumah tangga.

Baca Juga: Jokowi Minta Maaf ke Rakyat, Kaesang Pangarep: Wujud Ketidaksempurnaan Manusia

Oleh karena itu, inovasi dan kemandirian dalam pemilahan dan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga sangat diperlukan.

PT Pegadaian berkomitmen untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, terlihat dalam sinergi antara PT Pegadaian dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus.

Diharapkan budaya pengelolaan sampah di lingkungan Kopassus dapat berubah menjadi lebih baik.

Saat ini, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus tercatat telah memiliki tiga unit Bank Sampah binaan, yakni Satya Dharma Makopassus, Kottaman Grup 3 dan Bugis Berseri Sat 81.

Program Bank Sampah ini tidak hanya fokus pada edukasi pemilahan sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui pengelolaan sampah yang baik.

Baca Juga: Piala Presiden: Jelang Lawan Persija, Milomir Seslija Sebut Pemain Persis Solo Terlalu Banyak Berlari

Melalui Tabungan Emas yang ditawarkan sebagai insentif, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari upaya mereka dalam menjaga lingkungan.

Tabungan Emas merupakan pilihan investasi yang bijak, mengingat harga emas yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, memberikan keamanan finansial jangka panjang bagi masyarakat yang berpartisipasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK