Pertamina Setor Rp304,7 T ke Negara Pada 2023 Lewat Pajak, Dividen hingga PNBP

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) telah melaporkan kontribusinya kepada negara pada tahun 2023, yang mencapai Rp304,7 triliun, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp307,2 triliun.
Menurut Direktur Keuangan Pertamina, Emma Sri Martini, kontribusi tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk setoran pajak, dividen, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Hal itu disampainkannya, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta Pusat, pada Rabu (12/6/2024).
"Setoran pajak memang selalu menjadi setoran terbesar, untuk PNBP itu fluktuatif tergantung ICP. Terlihat ICP membesar pasti setoran PNBP membesar,' kata Emma.
Baca Juga: Mantap, Produksi Migas Pertamina Naik 8 Persen di 2023
Selain itu, ia juga menyoroti bahwa besaran setoran dividen dipengaruhi oleh keputusan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Menurut data yang disajikan, setoran pajak Pertamina pada tahun 2023 mencapai Rp224 triliun, sementara PNBP berada di angka Rp66 triliun, dan dividen sebesar Rp9,4 triliun.
Tren setoran Pertamina ke negara juga menunjukkan peningkatan sejak 2020, dari Rp126 triliun menjadi Rp167,7 triliun pada 2021. Setoran tersebut meningkat drastis pada 2022 menjadi Rp307,2 triliun, sebelum akhirnya turun menjadi Rp304,7 triliun pada 2023.
Emma menekankan bahwa dalam dua tahun terakhir, Pertamina telah konsisten berkontribusi lebih dari Rp300 triliun kepada pemerintah.
Asal tahu, Pertamina juga tercatat pernah menjadi penyumbang dividen terbesar ke negara. Pada 2022 lalu, dari setoran dividen BUMN Rp80,2 triliun, PT Pertamina (Persero) tercatat menyetor dividen sebesar Rp13,51 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










