Akurat

Menhub Sebut Kelancaran Angkutan Lebaran 2024 Berkat TNI-Polri dan BUMN

Yosi Winosa | 18 April 2024, 16:27 WIB
Menhub Sebut Kelancaran Angkutan Lebaran 2024 Berkat TNI-Polri dan BUMN

AKURAT.CO Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa angkutan Lebaran 2024, baik arus mudik maupun balik, berjalan lancar berkat kontribusi signifikan dari institusi TNI-Polri dan BUMN.

Usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara PT MRT Jakarta dengan Sojitz Corporation, Budi Karya Sumadi mengapresiasi upaya bersama yang telah dilakukan oleh semua pihak, terutama TNI-Polri dan BUMN.

"Alhamdulillah, sudah selesai. Pertama, saya mengapresiasi semua pihak yang sudah melakukan effort yang banyak, dan effort itu ditunjukkan oleh militansi terutama TNI-Polri memberikan dukungan, dan para BUMN," kata Budi di Bundara HI, Jakarta, Rabu (17/4/2024).

Baca Juga: Pengguna Commuter Line Melonjak pada Hari Ke-8 Periode Angkutan Lebaran

Kemudian, Budi juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas arahan dan mandat yang diberikan terkait jalannya angkutan Lebaran.

"Saya harus terima kasih kepada Pak Presiden, karena Pak Presiden sudah memberikan mandat kepada kami, melakukan mudik dengan baik, kami buat satu doa yakni ‘mudik ceria penuh makna’. Nah, insya Allah itu terkabul," ucap Budi.

Meskipun demikian, Presiden juga memberikan catatan atas beberapa masalah seperti kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten, dan di beberapa ruas tol, yang menjadi fokus perbaikan untuk penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya. 

Menhub menyambut baik masukan dan saran dari Presiden serta berjanji untuk menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatan.

"Ada beberapa kekurangan itu menjadi suatu fokus bagi kami, sehingga kami bisa laksanakan yang akan datang lebih bagus. Tapi, saya mengapresiasi semua pihak yang melakukan itu dan juga masyarakat, dan juga media yang sudah memberikan feedback kepada kami semua," tegasnya.

Salah satu parameter evaluasi adalah penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, kecelakaan yang masih terjadi tetap menjadi catatan penting yang harus diperbaiki ke depan. 

Sebelumnya, survei yang dilakukan oleh Kemenhub bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Kominfo, Telkomsel, pakar transportasi, dan akademisi menunjukkan bahwa sebanyak 193,6 juta penduduk Indonesia berpotensi melakukan perjalanan selama libur Lebaran 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.