Akurat

Laba Bersih Energi Mega Persada (ENRG) 2023 Naik 3 Persen Jadi USD68,4 Juta

M. Rahman | 1 April 2024, 14:34 WIB
Laba Bersih Energi Mega Persada (ENRG) 2023 Naik 3 Persen Jadi USD68,4 Juta

AKURAT.CO Emiten energi Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) hari ini menyampaikan laporan keuangannya di tahun 2023.

Pada periode yang berakhir di 31 Desember 2023, perusahaan berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih 3% menjadi USD68,4 juta dibanding USD66,7 juta di 2022, terlepas dari tantangan yang dihadapi di tahun 2023.

Penjualan bersih, EBITDA dan laba operasional kompat susut di 2023. Penjualan bersih turun 7% dari USD451,9 juta ke USD420,7 juta. EBITDA turun 10% dari USD295,6 juta ke USD265,7 juta. Adapun laba operasional turun 27% dari USD167,6 juta ke USD122 juta.

Baca Juga: 2018, Energi Mega Persada Fokus Tingkatkan Produksi Anak Perusahaan

Produksi minyak EMP terus meningkat terlepas dari penurunan produksi gas. Produksi minyak naik 8% menjadi 5.755 barel per day dibanding 5.336 bpd di 2022. Meski demikian produksi gas perseroan turun 16% dari 197 million cubic feet per day di 2022 menjadi 165,5 mmscfd.

Direktur Utama & CEO ENRG, Syailendra S. Bakrie mengatakan pada 2023 harga minyak dunia mengalami penurunan dan di lain pihak, harga jual gas perusahaan cukup konsisten.

Harga minyak dunia susut 12% dari USD91,29 per barel ke USD80,75 per barel, Sementara harga gas turun 0,5% dari USD6,25 per mcf ke USD6,22 per mcf.

"Dari sisi kinerja per kuartal, EMP menunjukan kinerja yang semakin membaik dari kuartal ketiga ke kuartal keempat di tahun 2023," ujarnya dikutip Senin (1/4/2024).

Ditambahkan, laju penurunan produksi gas semakin melambat, dan produksi minyak terus menunjukan peningkatan. Adapun harga jual minyak dan gas tetap konsisten masing-masing di atas USD80 dan USD6,1.

Oleh karenanya, perseroan berhasil membukukan kenaikan Penjualan Bersih, EBITDA, dan Laba Bersih masing-masing sebesar 19%, 52%, dan 19% dari kuartal III-2023 ke kuartal IV-2023.

Di Kuartal pertama tahun 2024, Perusahaan baru saja mengumumkan penyelesaian akuisisi atas aset minyak Siak dan Kampar di Riau, Sumatera.

"Kami berharap produksi minyak akan meningkat di tahun ini setelah penyelesaian akuisisi tersebut. Manajemen cukup optimis bahwa kinerja produksi dan keuangan Perusahaan di tahun 2024 akan lebih baik lagi dari tahun 2023," ujar Syailendra.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa