Catat! Kenaikan Harga Beras Belum Tentu Untungkan Petani

AKURAT.CO Anggota Komisi VI, Luluk Nur Hamidah, membantah jika kenaikan beras dipersepsikan bisa menguntungkan para petani.
Luluk mengatakan, tidak relevan sebab yang menentukan harga pasar bukan petani, melainkan para produsen beras dan pedagang.
“Kalau alasannya itu (menguntungkan petani), menurut saya agak sedikit kurang relevan ya, karena yang menentukan harga beras itu juga bukan petani, kalau kemudian petani menikmati hasil itu dari harga gabah,” kata Luluk, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Prabowo Yakin Oktober Dilantik Jadi Presiden, NasDem Beri Tanggapan Begini
“Tapi harga gabah itu berapasih yang dinikmati oleh petani, sementara kemudian kenaikan harga beras itu udah ada bal nya harga gabah, jadi katakanlah harga gabah Rp7.500 lalu kemudian harga beras itu sudah Rp16.000 ya kan, itu artinya selisih keuntungan itu banyakan mana, petani? Pedagang? Produsen beras atau siapa?” sambung Luluk.
Ia meminta pemerintah tidak serta merta menyimpulkan kenaikan harga beras bisa menguntungkan petani.
Karena pada akhirnya, Luluk melihat banyak yang menyalahkan petani jika produktifitas mereka turun.
Baca Juga: OJK Cabut Pembatasan, Akulaku PayLater Kembali Salurkan Pembiayaan
“Jadi menurut saya pemerintah jangan kemudian semua ini seolah-olah demi keuntungan petani, tetapi kemudian di sisi yang lain petani juga yang dipersalahkan produktifitasnya turun,” tuturnya.
“Jadi pemerintah mengambil tanggung jawab itu, enggak bisa dengan cara kayak gitu menurut saya,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag






