Indonesia Banget, Galeri 24 Luncurkan Buku Batik Series

AKURAT.CO Galeri 24 berkomitmen penuh ingin melestarikan budaya Nusantara melalui batik sebagai warisan yang sangat berharga dan menjadi identitas Indonesia.
Tak heran jika pemerintah menetapkan satu hari khusus sebagai Hari Batik Nasional yakni tanggal 2 Oktober.
Komitmen tersebut diwujudkan Galeri 24 dengan menghadirkan produk emas batangan dengan konsep batik Nusantara yang dikemas secara eksklusif dalam bentuk buku, pada Senin (4/3/2024).
Buku Batik Series dengan mengusung tema Pesona Batik Indonesia ini menyajikan lima motif batik pada setiap bukunya yaitu Batik Galeri 24, Batik Kawung, Batik Sulur Anggrek, Batik Mega Mendung dan Batik Pring Sedapur.
Direktur PT Pegadaian Galeri 24, Endah Susiani, menjelaskan, filosofi terciptanya produk batik series dengan tema Pesona Batik Indonesia karena Galeri 24 ingin melestarikan budaya Nusantara melalui batik, di mana batik sendiri merupakan warisan budaya.
Baca Juga: Gemas! Pikachu Berkemeja Batik Sapa Penonton di Stadion Bali United
"Ini adalah cara kita untuk menghormati tradisi dan warisan budaya bangsa yang begitu baik, menunjukkan kecintaan terhadap kearifan lokal dan produk-produk dalam negeri. Dengan hadirnya emas bertema batik ini, Galeri 24 turut melestarikan warisan Nusantara dan mengangkat nilai batik ke level yang lebih tinggi," jelasnya dalam keterangan pers, Selasa (5/3/2024).
Galeri 24 menghadirkan ragam motif batik dalam bentuk emas yang sangat diminati oleh masyarakat dan memiliki ciri khas tersendiri.
Tersedia dua varian Buku Batik Series yaitu Denom 0,5 gram dengan total berat 2,2 gram dan Denom 1 gram dengan total berat 4,2 gram.
Endah menambahkan, dengan adanya emas batangan batik series diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat dan memberikan pilihan varian dalam berinvestasi melalui emas di Galeri 24.
Baca Juga: Lewat TikTok, Pasutri Ini Sukses Jadi Pengusaha Kemeja Batik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









