Akurat

Jatis Mobile Cetak Laba Bersih Rp2,68 M di 2023

M. Rahman | 4 Maret 2024, 15:00 WIB
Jatis Mobile Cetak Laba Bersih Rp2,68 M di 2023

AKURAT.CO PT Teknologi Informasi Indonesia Tbk (JATI) atau Jatis Mobile untuk pertama kalinya mengumumkan laporan tahunan setelah berhasil melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO) pada 8 Mei 2023 lalu.

Tahun 2023 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi perseroan dengan situasi ekonomi tidak menentu yang terjadi sehingga menyebabkan banyak investor yang menahan diri dan mengambil sikap wait and see dan hal tersebut sedikit banyak telah mempengaruhi bisnis Perseroan di tahun 2023. Tercatat pendapatan perseroan mengalami perubahan dari Rp507,35 miliar di 2022 menjadi Rp468,95 miliar di 2023.

Tetapi sebagai perusahaan yang telah berdiri selama lebih dari 20 tahun dan mengalami up and down dalam perjalanan bisnisnya, perseroan terbukti berhasil bangkit dan melewati tantangan maupun hambatan yang dihadapi dengan kemampuan adaptasi yang yang baik di market dengan catatan positif perseroan.

Catatan positif tersebut yakni kenaikan pertumbuhan pendapatan layanan WhatsApp sebesar 12% pada tahun 2023 dari tahun sebelumnya. Pendapatan layanan WhatsApp tercatat mencapai Rp131,98 miliar per 2023, dari posisi 2022 sebesar Rp120,05 miliar.

Kenaikan ini tidak lepas dari pertumbuhan traffic WhatsApp yang mengalami peningkatan 34% pada 2023. Sejalan dengan itu, pendapatan Perseroan dari SMS Broadcast juga mengalami perbaikan positif setiap kuartalnya, terutama pertumbuhan sebesar 36% di kuartal IV-2023 menjadi Rp98,59 miliar dibanding kuartal III-2023 sebesar Rp72,58 miliar.

Baca Juga: Jatis Mobile Gandeng Tencent Tingkatkan Layanan Cloud

Catatan positif lainnya dari perseroan adalah terjadinya peningkatan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi atau EBITDA di semester II-2023 sebesar 116% menjadi Rp 5,03 miliar dibanding semester I-2023 sebesar Rp2,33 miliar.

Laba sebelum pajak perseroan di semester II-2023 juga mengalami lonjakan secara signifikan sebesar 3.941% menjadi Rp3,61 miliar, dari semester I-2023 sebesar Rp89 juta. Demikian pula dengan posisi saldo kas bank yang mengalami pertumbuhan sebesar 17% di semester II-2023, dibandingkan semester sebelumnya.

Sementara itu, keberhasilan kebijakan dari manajemen dalam melakukan efisiensi di berbagai lini yang telah diterapkan, mempengaruhi biaya operasional Perseroan yang mengalami penurunan sejak kuartal II-2023 hingga kuartal IV-2023 dengan rata-rata penurunan sebesar 12%, dari Rp15,31 miliar menjadi Rp11,82 miliar.

Sebagai perusahaan teknologi penyedia solusi lengkap layanan perpesanan (WhatsApp, SMS, email), chat commerce, custom development, AI, dan Chatbot, pertumbuhan ini menjadi fondasi bagi perkembangan Perseroan di masa depan.

Direktur Utama Jatis Mobile, Erik Rivai Ridzal mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi perseroan adalah rebate layanan WhatsApp dari Meta yang tidak lagi dinikmati seperti pada 2022. Tetapi Perseroan justru berhasil mencatat kenaikan volume transaksi sebesar 34%.  Atas pencapaian itu, Perseroan tetap optimistis menghadapi tahun 2024 karena dedikasi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, dan komitmen terhadap kualitas.

"Tahun 2023 merupakan tahun bersejarah bagi Perseroan setelah berhasil melakukan Penawaran Saham Perdana, pada 8 Mei 2023. Dana hasil IPO ini telah kami serap dan pergunakan dengan baik. Perseroan juga berhasil mempertahankan statusnya sebagai perusahaan yang menguntungkan (profitable) dengan laba bersih mencapai Rp2,68 miliar pada 2023. Didukung struktur modal yang solid di tahun 2023, kami sangat siap mengembangkan bisnis secara strategis dalam jangka panjang," ungkap Erik dikutip Senin (4/3/2024).

Ditambahkan, di penghujung 2023 perseroan berhasil mendapatkan klien korporasi baru sebanyak 147 klien, terutama berasal dari sektor industri financial services, ecommerce, dan consumer goods. Angka tersebut melengkapi 565 klien korporasi yang telah ada sebelumnya.

"Ini menjadi bukti kepercayaan yang tinggi terhadap perseroan dalam menghadirkan solusi inovatif untuk mendorong pertumbuhan industri dan transformasi digital di Indonesia," imbuhnya.

Perseroan juga mencatatkan kinerja positif dari BerandaToko. Melalui inovasi ini, Perseroan berhasil melebarkan jaringan merchant yang melonjak secara eksponensial hingga mencapai lebih dari 17.000 merchants pada akhir 2023 dari hanya 1.030 pada akhir 2022.

Rencana ke Depan

Adapun untuk mendorong pencapaian dan kesuksesan lebih lanjut di masa yang akan datang, perseroan tengah memasuki pengembangan usaha di sektor cloud services dan sektor fitur-fitur produk, seperti SuperAPP dan e-KYC (Electronic Know Your Customer) bekerja sama dengan pihak ketiga, yaitu Tencent Cloud.

Kolaborasi ini menghadirkan layanan SuperApp berkualitas untuk para klien enterprise sebagai solusi identifikasi dan verifikasi identitas yang lebih efisien, lebih aman dan lebih akurat buat nasabah/calon nasabah mereka melalui e-KYC.

Sebagai informasi, Tencent Cloud adalah salah satu lini bisnis dari Tencent Global, sebuah perusahaan computing global internet terbaik yang memiliki SuperApp dengan pengguna lebih dari 1,3 miliar di seluruh dunia. SuperApp didukung oleh 7 juta miniApp yang dilengkapi dengan layanan AI dan CDN (Tencent Cloud Content Delivery Network), dan telah didistribusikan ke lebih dari 70 negara.

Secara khusus, perseroan juga telah memperkenalkan produk AI dan Omnichannel pada awal kuartal 3 2023 kepada klien korporasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya perusahaan sebagai upaya transformasi digital bisnis mereka. Sebagai bukti nyata, Perseroan telah membantu efisiensi dan efektivitas bisnis PT Kini Teknologi Indonesia (Kini.ID), serta aktivitas PoC (Proof of Concept) terhadap 11 klien.

Di masa depan, perseroan akan terus memperluas potensi AI kepada ratusan klien korporasi yang ada. Sementara itu, fungsi produk Omnichannel adalah membantu korporasi agar komunikasi atau pesan yang masuk tidak terlewatkan. Coster Omni Channel adalah solusi dashboard terintegrasi yang ditawarkan Perseroan. Hingga kini, Coster telah dipercaya menangani 7 juta lalu lintas WA aktif dari 67 klien korporasi di Indonesia.

Perseroan optimis bahwa kombinasi keberhasilan kebijakan yang telah dilakukan maupun inovasi dan strategi yang dicanangkan dapat membawa Perseroan menuju pencapaian target yang diharapkan di masa yang akan datang. Dengan pencapaian ini, Perseroan akan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dominan di pasar secara berkelanjutan untuk solusi perpesanan yang lengkap, pengembangan aplikasi, dan distribusi digital di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa